Suara.com - Komedian Bedu Tohar menjalani work from home (WFH) menyusul imbauan pemerintah untuk melakukan aktivitas di rumah guna memutus rantai penyebaran virus corona atau covid-19.
Bedu yang juga penyiar di sebuah radio swasta di Jakarta itu pun jadi melakukan siaran dari rumah.
Diakuinya tak mudah untuk berkoordinasi dengan rekan siarannya. Mengingat interaksi antar penyiar biasanya dilakukan di studio.
"Sedikit permasalahan ketika siaran harus berduaan, harus tektokan, tapi ini kita harus masing-masing sendiri," kata Bedu dihubungi baru-baru ini.
"Nggak ada tektokan ya jadi agak sedikit berbeda kinerjanya," sambungnya lagi.
Sulitnya berkoordinasi dengan rekan siaran disebabkan skema penyiaran yang membutuhkan waktu lebih panjang. Belum lagi data yang dikirim harus disatukan dahulu.
"Aku kirim data, temenku kirim data, di mixservernya melalui jarak jauh. Live delay, kirim data naik, kirim data naik, gitu," terangnya.
Selain itu, Beddu juga harus melakukan alur interaksi yang berbeda dengan para pendengarnya.
"Tektokan plus interaksi dengan penggemar, dengan teman Hot (pendengar radio) juga sedikit terhambat, sedikit berbedalah situasinya. Biasa lewat WhatsApp, ini jadi baca lewat media sosial," ujarnya lagi.
Baca Juga: WFH di Rumah, Bedu Akui Banyak Ambil Hikmah
Berita Terkait
-
WFH ASN dan Swasta Sukses Kurangi Konsumsi BBM, Penggunaan Pertalite Turun 9%
-
Pemerintah Resmi Perpanjang Kebijakan WFH 2 Bulan Imbas Perang AS vs Iran
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Polemik Pekerja WFH: Kerja Serius yang Masih Sering Diremehkan
-
Evaluasi WFH ASN di Jakarta, Pramono Anung: Kemacetan Turun Drastis
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Terdampak Rupiah Melemah, Baskara Putra Ngeri Harga Kebutuhan Makin Mahal
-
Tiga Generasi di Satu Panggung, Raisa Gandeng Ariel NOAH hingga Anggun di Konser Love & Let Go
-
Viral Bocah Rela Tak Jajan Usai Tahu Ibunya Tak Punya Uang, Bikin Warganet Haru
-
Review Film Warkop DKI: Viralin DooOong, Penampilan Memuaskan Desta hingga Kejutan Asri Welas Cs
-
Rupiah Tembus Rp18 Ribu dan IHSG Anjlok, Denny Sumargo Curhat Lewat AI
-
Viral Istri Maling Motor Histeris Suaminya Ditembak Mati Polisi
-
Orang Utan Kalimantan Jennifer dan Hayato 'Menikah', Resepsi Unik Digelar di Jepang
-
Jordi Onsu Kini Menolak Bela Sarwendah, Netizen Heboh: Cari Aman Yah?
-
Raisa Tahan Tangis Kenang Mendiang Ibu di Konser Semalam: Ketidakhadirannya Terasa Nyaring Buat Aku
-
Idgitaf Klarifikasi Arti Nama Panggungnya, Ternyata Singkatan Digital Forensik