Suara.com - Galih Ginanjar dipastikan tetap menjalani ibadah puasa meskipun sedang menjalani masa tahanan di Polda Metro Jaya. Bahkan keadaannya sampai saat ini masih dalam keadaan sehat.
"Sehat. Alhamdulilah. Dia sahur dan buka baik. Pelayanan di Rutan Polda Metro Jaya baik. Prinsipnya tidak ada masalah di sana," kata Sugiyarto, kuasa hukum Galih Ginanjar dihubungi Suara.com, Selasa (28/4/2020).
Namun begitu, Galih Ginanjar sampai saat ini tidak bisa dijenguk. Kebijakan tersebut dikeluarkan pihak Rutan Polda Metro Jaya demi mencegah penyebaran virus corona di tahanan.
"Hanya sekarang karena persoalannya Pandemi virus corona jadi kami tidak bisa membesuk beliau," sambungnya.
Galih Ginanjar pun dipastikan akan tetap berada di Rutan Polda Metro Jaya hingga keputusan hakim dianggap inkrah.
"Masih di Rutan Polda Metro Jaya sampai nanti keputusannya inkrah. Keputusan inkrah itu kalau keputusan Pengadilan Tinggi sudah keluar dan tidak ada upaya hukum lagi dari Jaksa maupun kami sebagai tim kuasa hukumnya," jelas Sugiyarto.
Seperti diketahui dalam kasus ikan asin, Galih Ginanjar dinyatakan bersalah dan divonis 2 tahun 4 bulan. Sedangkan Pablo benua juga dinyatakan bersalah diganjar 1 tahun 8 bulan penjara sedangkan Rey Utami 1 tahun 4 bulan.
Atas keputusam itu, tim kuasa hukum bersama istrinya, Barbie Kumalsari menyatakan banding pada hari Senin 20 April 2020 lalu.
Baca Juga: Banding, Galih Ginanjar Masih Ditempatkan di Tahanan Polda Metro
Tag
Berita Terkait
-
Gebrakan Pablo Benua: Donasi Rp1 Miliar untuk Bangun Sekolah Hukum di Indonesia Timur
-
Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Pablo Benua: Rawan Politisasi Anggaran
-
Melki Bajaj Diduga Terseret Kasus Investasi Bodong, Pengacara Korban Minta Segera Klarifikasi
-
5 Pasangan Artis Ini Masih Ribut Usai Cerai, Terbaru Ruben Onsu dan Sarwendah di Akun Fans
-
Kisruh Kepemimpinan PAI, Pablo Benua Klaim Kepengurusan Rey Utami Sah
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo