Suara.com - Pengacara Hotman Paris Hutapea akhirnya buka suara mengenai kasus penyiraman air keras yang menimpa Novel Baswedan.
Hal itu terlihat dalam video 'LIVE STREAMING - " BINCANG UAS BERSAMA HOTMAN PARIS " | Live - Pekanbaru' yang diunggah akun YouTube Ustadz Abdul Somad Official pada Sabtu (13/6/2020).
Di situ berawal saat Ustaz Abdul Somad alias UAS meminta Hotman Paris buat mengomentari kasus Novel Baswedan yang viral.
"Yah itu banyak pertanyaan. Tapi memang di IG saya sudah ribuan orang mempertanyakan itu. Dan diminta berkomentar," ucap Hotman Paris.
Host Hotman Paris Show ini pun mengatakan bahwa tidak mendalami kasus Novel Baswedan. Sehingga, dia tidak bisa asal memberikan komentarnya. Apalagi kasus tersebut masih bergulir di pengadilan.
"Tapi karena saya kebetulan tidak terlalu mendalami kasusnya. Cuma karena masih proses persidangan, saya belum bisa berkomentar," sambungnya.
Seperti diketahui, jaksa penuntut umum (JPU) hanya memberikan tuntutan satu tahun penjara kepada dua pelaku yang telah meneror Novel Baswedan.
Si pelaku beralasan tidak sengaja menyiram air keras ke muka Novel Baswedan. Tuntutan tersebut dianggap sejumlah pihak tidak objektif. Bahkan buntut dari hal itu, Novel Baswedan menagih sikap Presiden Jokowi.
Baca Juga: Soroti Kasus Novel Baswedan di Depan Hotman Paris, UAS: Kasusnya Ngga Nalar
Melalui cuitan di akun Twitter miliknya, @nazaqistsha, Novel Baswedan meminta respon dari Jokowi atas tuntutan JPU itu.
"Pak Presiden Jokowi, proses penegakan hukum hingga tuntutan 1 tahun terhadap penyerang saya, apakah seperti itu penegakan hukum yang bapak bangun atau ini ada rekayasa/masalah dibalik proses itu?" cuit Novel Baswedan, Sabtu (13/6).
Ia menambahkan, "Sebaiknya bapak merespon agar ini jelas."
Berita Terkait
-
Hotman Paris Turun Tangan, Bongkar Taktik Kiai Cabul Ashari Manipulasi Puluhan Santriwati
-
Seorang Ibu Curhat Anaknya Tewas Dikeroyok, Hotman Paris Minta Pelaku Segera Ditahan
-
Diminta Bantu Suster Natalia, Hotman Paris: Istana Perlu Turun Tangan!
-
3 Polisi Pemerkosa Cuma Dihukum Etik, Ibu Korban Minta Keadilan: Pak Kapolri Pakai Hati Nurani
-
Ustaz Abdul Somad Unggah Foto Bareng Jusuf Kalla, Singgung Soal 'Makar'
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Dulu Nangis Janji Tobat, Egi Fazri Si Vidi KW Muncul Lagi Nyanyikan Nuansa Bening
-
Anak Deddy Dores Jual Mata Rp350 Juta: Capek Hidup Begini
-
Cara Dapat Akses Nonton Film Pesta Babi: Gratis, Tapi Ada Minimal Penontonnya
-
Fakta Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Cuma Penerjemah dan Tinggal Menumpang di Rumah Mertua
-
Nyesek! Rayen Pono Merasa Berdosa Usai Nonton Film Pesta Babi: Ada Praktik Penjajahan di Papua
-
Juicy Luicy Rilis 'Gurun Hujan', Lagu Buat Kamu yang Menanti Pertemuan Tak Pasti
-
Film Pesta Babi: Hutan Mereka Diambil, Seolah Papua adalah Tanah Tak Bertuan
-
'Pesta Para Babi Pembangunan': Lagu Hip-Hop dari Pari Kesit yang Bikin Penguasa Kepanasan
-
Jadi Penutup Tur Asia, Ini Prediksi Daftar Lagu Konser ONE OK ROCK di Indonesia Arena Hari Ini!
-
Perbedaan Mencolok Film Joker dan Sekuelnya, Keduanya Lagi Tayang di Netflix