Suara.com - Jerinx SID kembali ribut di media sosial dan bikin gaduh. Setelah Anang Hermansyah dan Ahmad Dhani, Jerinx kini bersteru dengan dr Tirta terkait virus corona alias Covid-19.
Perseteruan diketahui bermula ketika dr Tirta pada Minggu (2/8/2020), mengunggah foto yang bertuliskan, "Jika Diam mu Bijak maka Diamlah, Jika Diam mu di Injak maka Bicaralah."
Dalam unggahan fotonya, dr Tirta menuliskan keterangan tertuju pada orang yang tak percaya akan virus corona. Dia berharap seseorang itu mendatanginya berdiskusi dan berbicara secara langsung dengan keluarga pasien positif virus corona.
"Mana yang bilang covid nggak ada. Saya selalu bilang: jangan takut berlebihan, lawan, waspada, jangan meremehkan kalau nggak terima. Cari saya gampang. Tu tempat praktek saya dan toko saya terpampang jelas. Ra wedi (nggak susah). Persekusi, ra wedi. Mending bicara daripada diam diinjak-injak," tulis dr Tirta.
"Yang meninggal karena covid, ada cek tu kuburan keputih. Bukannya kalian doakan, malah kalian tuduh "Konspirasi!". Yang bangkrut karena covid? Ada. bukannya kalian bantu. Malah koar-koar "fak we ha o, nakes kacung" Nggak terhitung kami urus corona sama pariwisata. Corona dan ekonomi. Masih aja dicacatin antek pemuja konspirasi. Ujung-ujungya nantang, 'saya berani jabat tangan bla bla bla'. 'Suntikan saya dengan covid'. Bicarakan itu ke keluarga korban yang meninggal," sambungnya.
Menurut dr Tirta, tundingan konsprasi tidak membantu sama sekali. Tudahan itu justru menyakiti pihak keluarga yang ditinggal meninggal pasien positif virus corona.
"Empatimu dipake! Narasimu apa? Membully? Persekusi? Hancurin karakter orang di medsos? Faedahmu apa? Happy? Bangga? Selama ini saya diam sejak Juni, berharap saya nggak dituduh pansos. Tapi mulai sekarang saya akan berbicara lagi," imbuhnya.
Sontak, unggahan dr Tirta itu mendapat komentar dari Jerinx. Dia menyindir tentang dokter yang membela teman seprofesinya dan sebuah gerakan bernama "I Believe In Siti Fadillah".
"Ada dokter Indonesia yang peduli pada sesama saudara dokternya saat ia terpuruk setelah menyelamatkan bangsanya dari penjajahan? Siapa yang bikin gerakan 'I Believe in Siti Fadilan? Dokter? Akademisi? Politisi? Selebriti? Pemuja materi otaknya nggak akan pernah sampai di ranah in!," komentar Jerinx.
Baca Juga: Unggahan Anji Bikin Heboh, dr Tirta Beri Tanggapan: Sudah Janjian Ngopi
Dari situ, dr Tirta mulai mengunggah screenshot komentar Jerinx beserta tanggapannya tentang Covid-19 dan gerakan "I Believe in Siti Fadila", Begitu pula sebaliknya Jerinx membalas di Instagram miliknya.
Merasa tak menemui benang merah dari perseteruannya, dr Tirta berencana mendatangi Jerinx ke Bali usai hari kemerdekaan Indonesia. Tujuannya untuk berdiskusi membahas virus corona.
"Bli @jrxsid , dah sudahi saja narasi ini. Saya samperin ke bali ya 2 minggu lagi abis kemerdekaan Saya bulan depan akan ke Bali, mari diskusi. Saya tidak akan bawa backup apapun. Saya ke Bali karena mau bahas solusi angkat ekonomi, tampung diskusi dari kawan-kawan di sana, dan bahas solusi atasin pandemi. Saya nggak peduli, Anda mau persekusi apalah. Saya capek live mulu, debat mulu, ngetik mulu," tantang dr Tirta.
Lagi-lagi unggahan itu direspons oleh Jerinx, dia menolak ajakan dr Tirtta untuk berdiskusi. Ia setuju berdiskusi jika laporan Ikatan Dokter Indonesi (IDI) ke polisi terhadapnya dicabut.
"Selama kau masih bawa embel-embel IDI ya saya dan @twicebar nggak akan mau berdiskusi mas. Suruh dulu @ikatandokterindonesia cabut laporannya terhadap saya dikepolisian baru kita bisa baik-baik saja. Selama mereka anggap saya kriminal selama itu pula saya akan melawan," ujar Jerinx.
"Ingat ya, Perhimpuan RS Indonesia Sudah melarang RS/nakes/siapapun memaksa rapid test sebagai syarat layakan kesehatan. Tapi faktanya rumah sakit/dokter/nakes masih saja memaksakan hingga korban jiwa berjatuhan! Hanya gara-gara dipaksa rapid. Kalian bisa ganti nyawa mereka?," sambungnya.
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
6 Poin Kritis dr. Tirta di Tengah Carut-Marut Kebijakan: Dari Pertamax hingga Makan Bergizi Gratis
-
Apa Itu Starstruck? dr Tirta Mengalaminya saat Podcast Bareng Nikita Willy
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
Harga dan Review ASICS Novablast 5, Direkomendasikan dr. Tirta untuk Long Run
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura
-
Prambanan Jazz Festival Ditutup dengan Sukacita, Rayakan Musik, Seni dan Budaya
-
Review Film 402 Rumah Sakit Korea: Kejutan Tiada Habis Bahkan Sampai Soundtrack
-
Beda Kasta! Samo Rafael dan Shanna Shannon Berjuang Demi Cinta di Film Dan Bandung
-
Belajar dari Masa Lalu, Dodhy Kangen Band Siapkan Skoci Lewat Band Baru Setengah 12
-
Bawa Pesan Persahabatan Abadi, Trio Cilik Sparkle Rilis Lagu 'Sampai Kita Besar Nanti'
-
Akhiri Vakum 10 Tahun, Marsha Aruan Kembali Main Sinetron Lewat Terlanjur Mencintaimu
-
Pesta Timuran Jaksel Suguhkan Kemeriahan Budaya Indonesia Timur dengan Lagu Viral dan Joget Maumere
-
Rayakan 40 Tahun Kahitna, Promotor Siapkan Konsep Konser Termegah
-
Menikmati Prambanan Jazz 2026, dari Musik hingga Berburu Spot Seru