Suara.com - Mediasi antara Syakir Daulay dan label musik ProAktif menemui jalan buntu. Dengan demikian, sidang gugatan Rp 100 miliar yang diajukan Syakir dilanjutkan masuk pokok perkara.
Hal tersebut diungkap pengacara Syakir Daulay, Meika Aristia. Dia mengatakan ProAktif menolak permintaan dari pihaknya dalam mediasi.
"Tidak ada kesepakatan diantara kami berdua. Baik itu dari pihak tergugat dan penggugat karena pada dasarnya kami meminta untuk kembalikan akun YouTubenya Syakir," kata Meika Aristia usai sidang.
Di mediasi tersebut, pihak Syakir juga minta agar kontrak kerja yang dinilai tak adil itu segera dibatalkan. Namun kata Meika, ProAktif bersikeras mempertahankan kontrak itu.
"Intinya sesuai dengan prinsip kami dalam gugatan itukan kami minta untuk pembatalan perjanjian. Karena perjanjian itu beberapa hal tidak sesuai dengan prinsip-prinsip kerja yang ada, otomatis itu harus dibatalin," ujarnya.
"Jadi otomatis kita lanjut untuk pembuktian saja di pengadilan," kata dia lagi.
Syakir Daulay menggugat ProAktif secara perdata karena menilai kontrak kerja mereka memiliki banyak kejanggalan. Tak tanggung-tanggung, di dalam gugatan itu, Syakir minta ganti rugi Rp 100 miliar karena merasa diperbudak.
Sebelumnya, Syakir lebih dulu dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait kasus pencemaran nama baik oleh ProAktif.
Baca Juga: Kemenag Ajak Shalawat Bareng Sulis dan Syakir Daulay di Hari Santri
Tag
Berita Terkait
-
7 Pesona Syakir Daulay Ngaku Punya Utang Rp 5 Miliar di Usia 20 Tahun
-
Kebaikan Habib Hasan bin Jafar Assegaf sebelum Meninggal, Bayar Utang Fantastis Syakir Daulay
-
Kisah Syakir Daulay Terjerat Utang Rp5 Miliar di Usia 20 Tahun, Solusinya Bikin Melongo
-
Unggah Foto Bareng Angga Yunanda, Syakir Daulay Langsung Diteror Kapan Nikah?
-
Teuku Ryan Bikin Alibi Kalah Main Biliar Lawan Syakir Daulay
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bukti Cinta, DJ Bravy Bikin Tato Wajah Anak Erika Carlina
-
Fenomena Krisis Ojol Ternyata Ini Penyebabnya: Kapitalisme Tingkat Dewa
-
Cindy Rizky Aprilia Diduga 'Jual' Jadwal Jaga Malam, Demi ke Jepang Bareng Suami Maissy?
-
Midnight Diner Masih Ada di Netflix, Tontonan Peredam Stres Sehabis Kerja
-
Gebrakan Iva Deivanna: Dari Panggung Musik, Kini Siap Taklukkan Layar Lebar lewat 2 Film Sekaligus
-
Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
-
Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
K-Pop Bertemu Koplo, Uniknya Akulturasi Budaya di Film Terbaru Sheryl Jesslyn
-
Dibuang ke Panti Jompo setelah Besarkan Anak, Kisah Pilu Nirina Zubir di Film Jangan Buang Ibu
-
Freelance: Upaya John Cena Selamatkan Karier dan Nyawa di Tengah Kekacauan, Sahur Ini di Trans TV