Suara.com - Manajer Pevita Pearce, Buci mengaku tidak tahu dari mana artisnya bisa terpapar Covid-19. Menurutnya, aktivitas Pevita belakangan sangat padat.
"Itu kami nggak bisa tracing kenanya di mana. Soalnya aktivitasnya bukan cuma syuting," kata Buci, saat dihubungi Suara.com, Jumat (18/12/2020).
Akibatnya, syuting film Sri Asih terhenti karena Pevita Pearce sedang dalam perawatan di rumah sakit.
"Syutingnya lagi break. Kan dia pemeran utamanya," kata Buci menjelaskan.
Sebelumnya Pevita dinyatakan positif terkena virus corona (Covid-19). Kabar itu disampaikan langsung oleh artis 28 tahun ini melalui Instagram.
Ada empat foto yang diunggah Pevita di Instagram. Di foto pertama, Pevita terlihat tengah berada di ruang perawatan sebuah rumah sakit.
Sedangkan di unggahan lainnya, bintang film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck itu menunjukkan obat-obatan dan vitamin yang harus ia konsumsi.
Sedangkan di foto terakhir, Pevita Pearce membagikan sebuah video seorang tenaga kesehatan berpakaian APD lengkap.
Pevita Pearce mengaku sangat terkejut dirinya terpapar Covid-19. Pasalnya, adik Keenan Pearce ini mengaku selalu menjaga kesehatan, rutin berolah raga, minum vitamin dan patuh terhadap protokol kesehatan.
Baca Juga: Kondisi Pevita Pearce Setelah Dinyatakan Positif Covid-19
"Untuk seseorang (seperti saya) yang makan makanan sehat, minum vitamin, rutin berolahraga, dan ikuti semua protokol kesehatan. Saya sangat terkejut mendapati ini (terpapar Covid-19)," ujar Pevita Pearce.
"Jadi tolong tolong kenakan masker kalian, setiap kali kalian berada di depan umum atau bertemu seseorang. Jangan lupa untuk membersihkan diri, menjaga jarak secara fisik, menjaga gaya hidup sehat dan yang terpenting selalu bahagia," tutur Pevita Pearce.
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pesona Tragis Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck: Kisah Pilu Hayati-Zainuddin
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Mengintip Honda GL150: Inikah Penerus GL Pro Neotech yang Legendaris? Harga Kelas Premium
-
Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029
-
Ditanya Statusnya Saat Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Petral, Sudirman Said: Sebagai Saksi
-
5 Parfum Aroma Bunga yang Fresh dan Murah di Indomaret untuk Wangi Sehari-hari
-
Wamensos Bahas Sekolah Rakyat, PPSE dan Perlindungan Korban Bencana Non-Alam Bersama Tiga Pemda
-
Review Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis: Hangat, Realistis, dan Bermakna
-
Pelajaran dari Surabaya: Penyangga Ekonomi yang Sering Diremehkan
-
Kajian IESR: Indonesia Punya Potensi 77,8 GW PLTS Terapung, Apa Tantangan Pengembangannya?
-
6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
-
Imigrasi Sumut Jalin Sinergi dengan Pemkab Batubara untuk Hadirkan Layanan Keimigrasian