Suara.com - Penyanyi Aura Kasih secara blak-blakan ungkap penyebab dia gugat cerai suaminya, Eryck Amaral ke pengadilan.
Kepada Ashanty, dia bilang semua berawal saat Eryck ada pekerjaan di Bangkok, Thailand. Keberangkatan sang suami ke sana sebelum pandemi Covid-19.
"Ada salah satu kontrak film, iklan. Aku nggak mungkin di sana," kata Aura Kasih di kanal YouTube The Hermansyah A6, dikutip Selasa (9/2/2021).
Tak lama setelah itu, seluruh dunia dilanda pandemi Covid-19, termasuk Indonesia dan Thailand. Imbasnya, Aura Kasih dan Eryck Amaral makin berjarak.
"Terus masing-masing dia sibuk dengan kerjaan ya sudah kita sendiri-sendiri saja," katanya.
Menurut Aura Kasih, sang suami memang kurang nyaman tinggal di Indonesia karena kariernya tak berkembang. Dia pun sering diajak untuk meninggalkan Tanah Air.
"Dari dulu (dia bilang) 'kita pindah yuk', cuma aku nggak bisa, karier aku di sini, aku bikin bisnis di sini. Aduh gue nggak bisa ikutin lu," kata Aura Kasih.
Hingga pada akhirnya, penerbangan pesawat kembali di buka di tengah pandemi Covid-19. Tapi Eryck sudah nyaman tinggal di Bangkok.
Aura Kasih maklum, mungkin karier sang suami di sana lebih moncer ketimbang di Indonesia.
Baca Juga: Aura Kasih Akui Gemukan Usai Positif Covid-19
"Tapi gue nggak bisa LDR, ngapain gue sendirian di sini, mending gue sendiri beneran," ujar Aura Kasih.
Baru setelahnya, Aura Kasih memutuskan untuk bercerai dari lelaki yang sudah memberinya satu anak itu. Dia gugat cerai Eryck Amaral ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 17 Desember 2020.
Ashanty yang dari awal mendengar cerita Aura Kasih merasa heran. Dia tak habis pikir penyebab mereka bercerai cuma gara-gara jarak.
"Aneh pisah karena jarak kayak terlalu sepele," kata Ashanty.
Berita Terkait
-
Asyik Joget di Kelab Malam, Lisa Mariana Teriakkan Nama Aura Kasih dan Ridwan Kamil
-
Anang Hermansyah dan Ashanty Jalani Ibadah Haji, Intip Biaya Paket Travel Mewahnya
-
Pergi Berdua Tanpa Tim, Anang Hermansyah dan Ashanty Berangkat Haji Setelah Menunggu 8 Tahun
-
Ashanty Kuliah S3 di Mana? Raih Gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan
-
Poster Ujian Doktor Ashanty Dipermasalahkan, Judul Disertasi Tuai Kritik
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Mengintip Honda GL150: Inikah Penerus GL Pro Neotech yang Legendaris? Harga Kelas Premium
-
Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029
-
Ditanya Statusnya Saat Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Petral, Sudirman Said: Sebagai Saksi
-
5 Parfum Aroma Bunga yang Fresh dan Murah di Indomaret untuk Wangi Sehari-hari
-
Wamensos Bahas Sekolah Rakyat, PPSE dan Perlindungan Korban Bencana Non-Alam Bersama Tiga Pemda
-
Review Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis: Hangat, Realistis, dan Bermakna
-
Pelajaran dari Surabaya: Penyangga Ekonomi yang Sering Diremehkan
-
Kajian IESR: Indonesia Punya Potensi 77,8 GW PLTS Terapung, Apa Tantangan Pengembangannya?
-
6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
-
Imigrasi Sumut Jalin Sinergi dengan Pemkab Batubara untuk Hadirkan Layanan Keimigrasian