Suara.com - Pedangdut Cita Citata mengungkap kronologi awal hingga bisa terseret dalam kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19 Juliari Batubara.
Pekerjaan ini bermula dari adanya penawaran pada awal November 2020. Seperti biasa, pelantun Goyang Dumang ini dihubungi manajernya.
"Waktu itu acaranya di salah satu hotel di Labuan Bajo. Dipanggil ke sana untuk nyanyi delapan lagu, biasa," kata Cita Citata di kanal YouTube Riweuh Paciweuh, Senin (29/3/2021).
Cita Citata juga tak bertanya detail soal acara tersebut.
"Cuma tanya ini acara apa? Terus katanya acara malam ramah tamah Kemensos. Oh yasudah," jelas penyanyi 26 tahun ini.
Jelang penampilannya, Cita Citata dihampiri seseorang yang ternyata mengundangnya melalui EO dan tim manajemen.
"Selamat malam mba Cita, saya xx (nama disensor). Saya yang memanggil kamu, tapi melalui EO. Oh iya, pak salam kenal," cerita Cita Citata.
Di acara itu pula, Cita Citata mengucapkan terima kasih karena telah diundang bernyanyi.
Baca Juga: Honor Cita Citata dari Korupsi Bansos? Pelantun Goyang Dumang Diperiksa KPK
"Aku sebutin thanks to bapak xx (nama disensor)," kata Cita Citata.
Setelah selesai, Cita Citata langsung pulang karena ada pekerjaan lain.
Tidak ada masalah sampai ada pemberitaan Juliari Batubara ditangkap KPK karena kasus korupsi. Rupanya, nama yang diucapkan Cita Citata, menjadi tersangka.
"Pas liat di grup, hah thanks to nya Ju*** (nama disensor). aduh, aduh, diem aja. Akhirnya aku dipanggil KPK," tutur biduan asal Bandung ini.
Kepada penyidik, Cita Citata mengatakan tak tahu kalau ternyata honornya dipakai dari uang korupsi.
"Ibarat kata kalau kamu lagi jualan masa tanya, duit darimana? Sudah sesuai dengan flownya," kata Cita Citata.
Berita Terkait
-
Bansos Beras Tak Sampai Titik Akhir, KPK Bongkar Borok Distribusi yang Diduga Tak Sesuai Kontrak
-
Ada Apa dengan Cita Citata? Kasus Penganiayaan Mendadak Mencuat
-
KPK Tancap Gas Sidik Korupsi Bansos, Meski Rudi Tanoe Terus Ajukan Praperadilan
-
Tak Terima Jadi Tersangka, Kakak Hary Tanoe Kembali Ajukan Praperadilan Lawan KPK
-
Mensos Gus Ipul Bebas Tugaskan Staf Ahli yang Jadi Tersangka Korupsi Bansos di KPK
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Bos OnlyFans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia, Sosok di Balik Revolusi Industri Konten Dewasa
-
Dea Annisa Rela Tunda Nikah Demi Jadi Tulang Punggung Keluarga dan Biayai Pendidikan Adik
-
Ramai THR Ameena dari Kris Dayanti dan Ashanty, Netizen Malah Pertanyakan Jatah dari Gen Halilintar
-
Selain Keluarga, Polisi Bakal Periksa Laki-Laki yang Bersama Cucu Mpok Nori Sebelum Tewas Dibunuh
-
Kronologi Chappell Roan Dilarang Manggung di Brasil, Berawal dari Tudingan Intimidasi Anak Jorginho
-
Drama Keluarga Tasyi Athasyia Vs Selvi Salavia Memanas: Kini Ribut Gara-Gara Foto Lebaran
-
Kabar Duka, Ibu Gilga Sahid Meninggal Dunia
-
Terkuak Sosok Fuad WNA Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori: Ternyata Penjual Parfum
-
Versi Pelaku, Bunuh Cucu Mpok Nori di Malam Takbiran Gegara Cemburu
-
Penampilan Ahmad Assegaf Tanpa Tasya Farasya Bikin Pangling: Dulu Berasa Raja Dubai