Suara.com - Profil Prof Muradi belakangan jadi perbincangan lantaran dilaporkan oleh Era Setyowati alias Sierra ke KPAI atas kasus dugaan penelantaran anak. Namun, tim pengacara Prof Muradi membantah bahwa kliennya telah menghamili model tersebut. Seperti apa sosok Prof Muradi? Simak profilnya berikut.
Prof Muradi ternyata menjabat sebagai Komisaris Independen Waskita Raya, salah satu BUMN yang skalanya cukup besar. Prof Muradi juga sebelumnya dikenal sebagai salah sati Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Padjadjaran Bandung.
Sebelumnya, ia juga sempat menjabat beberapa posisi penting di Unpad Bandung, hingga saat sebelum ia dipercaya menjadi Komisaris BUMN seperti sekarang. Berikut profil Prof Muradi secara singkat.
Profil Prof Muradi
Lahir pada 10 Mei 1975 di Jakarta, Prof. Muradi merupakan seorang Guru Besar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Tidak hanya itu saja, ia juga merupakan Direktur Program Pasca Sarjana Ilmu politik di universitas tersebut. Ia telah resmi mengajar dan aktif sebagai salah satu pentolan Unpad sejak tahun 2004 lalu.
Aktivitasnya di kampus sebenarnya sudah terekam jauh sebelum mengajar. Semenjak menjadi mahasiswa. Prof. Muradi merupakan mahasiswa yang aktif dalam berbagai organisasi kampus dan kemahasiswaan.
Misalnya, menjadi Ketuga umum Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya, kemudian menjadi Koordinator umum BPM Universitas Padjadjaran, serta sempat menjadi Ketua Umum Keluarga Aktivis Universitas Padjadjaran.
Namanya juga sempat muncul sebagai Koordinator Umum Forum Mahasiswa Bandung ketika Presiden Soeharto turun dari tampuk kekuasaannya. Forum tersebut secara langsung menaungi lebih dari 80 kampus di seluruh Bandung pada masa tersebut.
Latar Belakang Pendidikan
Baca Juga: Bos BUMN Prof Muradi Bantah Nikahi Era Setyowati dan Telantarkan Anak
Prof. Muradi sebenarnya adalah lulusan dari Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran. Beliau melanjutkan pendidikan pascasarjana di tiga universitas berbeda, yakni Universitas Indonesia (Program Pasca Sarjana Ilmu Politik), Nanyang Technological University Singapura (Program Kajian Stratejik), dan Flinders University Adelaide Australia (School of Politics and International Studies).
Selain aktif di dunia pendidikan, Prof. Muradi juga banyak disebut sebagai narasumber ahli di beberapa kementerian dan badan negara. Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertahanan, POLRI, TNI, BIN, Wantanas, DPR RI, hingga KPU dan Bawaslu, semua pernah mengundang beliau untuk jadi narasumber ahli.
Nah itu tadi profil Prof Muradi Komisaris BUMN yang dilaporkan oleh Era Setyowati Miss Landscape 2019 soal dugaan penelantaran anak.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Tahun Ajaran Baru Tak Harus Serba Baru, Orang Tua Tak Perlu Memaksakan Diri
-
HUT ke-70 Danamon, Nasabah Medan Bisa Nikmati Promo di Nelayan Restaurant hingga Pagi Sore
-
Nasib Ganti Rugi JPO Tendean Belum Jelas, Pemprov DKI Masih Negosiasi dengan Perusahaan Truk
-
4 Penny Loafers Lokal di Bawah Rp500 Ribu, Stylish dan Ramah di Kantong!
-
Kampus Bukan Mesin Cari Cuan, Asosiasi Dosen Minta RUU Sisdiknas Atur Batas Uang Kuliah
-
"Puncak Kemarau Panjang Mengintai, DPRD Jateng Desak Optimalisasi Embung dan Waduk"
-
4 Sepatu Lari Warna Pink Merek Lokal untuk Wanita, Lengkap Review Pembeli
-
DPR Ingatkan Pemerintah, Jangan Jadikan MBG Kambing Hitam Anjloknya Harga Ayam dan Telur
-
Delapan Jam Menyusuri Baduy Mengubah Cara Saya Melihat Sampah
-
Cabai Habanero Terpedas Kini Dikembangkan di Indonesia, Apa Keunggulannya Dibanding Varietas Impor?