"Awalnya bingung. Karena pengalaman punya anak aja nggak pernah, apalagi langsung gede, ABG. Duh, nih pasti susah kan, anaknya juga pendiem, pemalu banget," ujar aktris 34 tahun ini.
Angel lantas memulai dengan hal sederhana seperti mengajak berbincang di ruang keluarga. Pendekatan ini bukan tanpa penolakan. Titan awalnya selalu menolak.
Angel akhirnya mencari cara lain untuk dekat dengan Titan. Setidaknya butuh waktu enam bulan sampai akhirnya mereka bisa akrab.
"Karena ini anak sukanya nge-game, pura-pura tanya. Ya lama-lama deket sendiri," ujarnya.
Sebagai kunci, Angel tak pernah mau bermaksud hadir menggantikan ibu kandung Titan yang telah berpulang ke pangkuan Ilahi. Dia justru memposisikan diri sebagai teman atau kakak.
Berstatus ibu sambung dengan rasa teman, itulah yang diterapkan Angelica Simperler pada anak sambungnya.
"Nggak ada (aturan) kalau nasehatin iya. Sharing pengalaman, sekarang kamu masih 3 SMA, belum lagi nanti tingkat kuliah, bertambah lagi resikonya. Pengalaman buruk yang aku alami, kuceritakan. Supaya itu juga menjadi pelajaran buat dia," katanya.
Beruntung, Titan termasuk anak penurut yang tak pernah bikin ulah. Kenakalanannya hanya sebatas bangun kesiangan karena terlalu asyik nge-game.
"Paling aku ingetin. Karena dibilang jangan begadang, dia akan jawab ngikutin ayahnya," katanya.
Baca Juga: Liputan Khusus Artis: Mereka Hadapi Corona di Negeri Orang
Peringatannya itu sebagai bukti bahwa ia memperhatikan anak sambungnya. Walaupun Titan tak tinggal serumah dengannya dan sang suami.
Titan tinggal di Jakarta bersama neneknya. Meski terpisah jarak, Angel tak pernah beri perhatian layaknya ibu kandung.
Perhatian yang diberikan Angelica Simperler dibalas pula oleh anak sambungnya. Titan bahkan kerap membela ibu sambungnya saat dibanding-bandingkan warganet.
"Kalau kami suka ngobrol, terus liat komentar, dia bilang 'bunda jangan baca'. Baik kan?" puji Angel buat anaknya.
Angel sendiri tak ambil pusing soal komentar tersebut. Termasuk pula saat ada segelintir warganet bicara soal kemungkinan Angelica Simperler yang bakal jatuh cinta dengan anak sambungnya.
Buat Angel, ocehan itu hanya melantur. Tapi ia khawatir hal itu akan memengaruhi psikis anak sambungnya.
"Bikin mental, psikisnya (terganggu). Tapi yang kayak gitu, orang-orang kebanyakan nonton film, sinetron. Nggak ada kepikiran gitu, dibawa santai aja," katanya.
Berkaca pada pengalamannya ini, Angel memberikan masukan kepada perempuan yang memiliki kesamaan cerita dengannya. Poin pentingnya adalah berusaha memberikan kasih sayang dengan tulus.
"Di saat anak itu belum terima pun jangan dipaksa, tapi cari cara sukanya di mana. Lebih ke psikologisnya aja sih," ujar dia.
Belajar dari pengalaman
Kalina Oktarani baru-baru ini saja menyandang status ibu tiri setelah dia menikah dengan Vicky Prasetyo. Tapi yang menarik, dia pernah berada di posisi sebagai anak tiri.
Karenanya, mantan istri Deddy Corbuzier ini tak mau menjadi ibu tiri yang jahat untuk anak-anak sang suami. Dia tahu betul rasanya bila tak mendapatkan kasih sayang.
Belajar dari pengalaman hidupnya, Kalina Oktarani paham betul bagaimana cara memperlakukan anak sambungnya.
"Aku pernah merasakan di posisi anak-anak mas Vicky. Aku pernah merasakan bagaimana yang namanya anak tiri," kata Kalina kepada Suara.com.
Menariknya lagi, Kalina juga memiliki anak yang kini diasuh Deddy Corbuzier. Kata Kalina, tak adil rasanya berharap anak kandungnya hidup nyaman bersama pasangan Deddy kelak, sementara dia berprilaku semena-mena terhadap anak sambungnya.
"Jadi sebisa mungkin aku juga memikirkan bagaimana nasib anak aku kalau diperlakukan seperti misalnya aku jahat sama anaknya pasangan aku," katanya.
Selain memikirkan anak sambungnya, Kalina Oktarani memikirkan perasaan si ibu kandung. Seperti seorang ibu pada umumnya, tentu mereka tak ingin sang anak disakiti.
Di luar anak kandung maupun anak tiri, perempuan kelahiran 30 November 1980ini menyakini seorang ibu memiliki tanggung jawab pada anak-anaknya tanpa membedakan satu dan lainnya. Menjadi ibu tiri, Kalina Oktarani harus bertugas melanjutkan tanggung jawab tersebut.
Bahkan sejak memutuskan berkomitmen menikah dengan Vicky, ia sudah lebih dulu berbicara kepada anak sambungnya. Dia tak berniat menggantikan atau mengambil posisi si ibu kandung.
"Mami di sini istri ayah kalian dan mami akan berlaku seperti ibu untuk kalian. Karena bagaimanapun mami seorang ibu. Tapi mami nggak akan pernah gantiin posisi ibu kalian karena ibu kalian tetap yang di sana bukan mami'," ujarnya berpesan pada anak-anak Vicky kala itu.
Harus sadar diri
Menurut Ustazah Dedeh Rosidah atau lebih dikenal Mamah Dedeh, anggapan ibu tiri sosok yang jahat dan menyeramkan memang sudah menjadi mitos dan opini yang berkembang di masyarakat sejak dulu.
Pokoknya, yang jelek-jelek kata Mamah Dedeh, ada di sosok ibu tiri. Mulai dari sikap menyebalkan, suka manipulasi keadaan, pandai berbohong, dan masih banyak lagi. Dia sadar narasi semacam itu sering hadir dalam cerita di sinetron yang akhirnya ditelan mentah-mentah oleh masyarakat.
"Padahal tidak semua ibu tiri galak," kata Mamah Dedeh.
Ada juga anggapan bahwa ibu tiri hanya mencintai suaminya saja. Mamah Dedeh tak menampik ada yang demikian, namun tak bisa dipukul rata.
"Tidak sedikit ibu tiri yang sangat menyayangi anaknya, dirawat melebihi anak kandungnya. Sekali lagi opini masyarakat yang salah jangan dibesar-besarkan," ujarnya.
Mamah Dedeh membeberkan tips utama menjadi ibu tiri yang baik. Pertama, harus sadar sebagai orang asing di keluarga suami. Ibu tiri tak bisa memaksakan untuk diakui sebagai ibu sesungguhnya. Sebab bagaimana pun anak-anak punya sosok ibu kandung yang sudah tiada atau cerai.
"Sebagai perempuan, sebagai ibu, tentu pengin dipanggil mama, dihargai oleh anakya, itu kebahagiaan tersendiri, tapi jangan terlalu berharap yang dikhawatirkan anda jadi kecewa," ujar Mamah Dedeh.
"Anda tidak bisa menggantikan sosok ibu mereka, biarkan dipanggil apa aja deh, tunjukkan kebaikan anda, perhatian anda, lama kelamaan anak tiri anda akan simpati," katanya lagi.
Menjadi ibu tiri yang baik harus juga pandai bersabar dalam merangkul anak-anak. Ibu tiri harus sadar posisinya sendiri, bahwa menikah dengan lelaki yang sudah memiliki anak adalah nikmat.
"Makanya Anda berpikir sebagai perempuan, siap mental nggak punya suami yang anaknya yang umur sekian. Kalau anda tidak siap jangan menikah dengan laki-laki yang punya anak dong. Tidak ada pernikahan yang tidak mengandung resiko," katanya.
Mamah Dedeh menyarankan untuk bisa menjadi ibu tiri yang bahagia dan menyenangkan adalah dengan tidak berekspektasi tinggi. Sebab, pengaruh lingkungan dan anggapan soal ibu tiri memang tidak main-main.
"Agar jadi ibu tiri yang baik saya kasih saran sadari anda menikah dengan laki-laki yang sudah punya anak, rangkul anak tiri anda dengan sebaik-baiknya. Perlakukan seolah seperti anak kandung dan jangan banyak berharap dipanggil mama oleh anak tiri anda, jangan berekspektasi," katanya.
Terakhir, Mamah Dedeh menyarankan agar tutup telinga dari pendapat orang dan tuluslah mencintai anak tiri selayaknya anak kandung sebagaimana anjuran Alquran dan hadist. Tunjukan bahwa ibu tiri juga bisa mendidik anak dengan baik dengan tidak pernah meninggalkan anak dan selalu ada.
"Anda sebagai ibu tiri harus siap kapanpun di manapun ketika anak tiri membutuhkan sosok seorang ibu," katanya.
Reporter: Rena Pangesti, Evi Ariska, Yuliani
Editor: Yazir Farouk
Berita Terkait
-
Anang Hermansyah dan Ashanty Jalani Ibadah Haji, Intip Biaya Paket Travel Mewahnya
-
Pergi Berdua Tanpa Tim, Anang Hermansyah dan Ashanty Berangkat Haji Setelah Menunggu 8 Tahun
-
Ashanty Kuliah S3 di Mana? Raih Gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan
-
Poster Ujian Doktor Ashanty Dipermasalahkan, Judul Disertasi Tuai Kritik
-
Sempat Debat dengan Anang Hermansyah, Ashanty Resmi Jual Rumah Cinere Rp25 Miliar
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris