Suara.com - Komika Pandji Pragiwaksono ternyata sempat lama tak percaya adanya Tuhan. Dia baru mengimani keberadaan Tuhan saat duduk di bangku kuliah.
Cerita spiritual ini diungkap Pandji saat berbincang dengan Daniel Mananta di kanal YouTube Daniel Mananta Network.
Pandji bilang kalau dia tak percaya Tuhan karena terpengaruh seorang teman satu komplek yang dijadikan idola. Dia waktu itu duduk di bangku SMP, sementara sang idola merupakan siswa SMA.
Meski tak percaya Tuhan, Pandji Pragiwaksono tetap mendirikan salat. Bukan atas kesadaran dan meyakini adanya Tuhan, dia melakukan itu cuma karena menghindari tekanan sosial.
"Biar nggak dianggap aneh gitu. Tapi nggak pernah ngerasa (kehadiran Tuhan), nggak pernah ada dampaknya, manfaatnya, segalam macam," ujarnya.
Hingga pada suatu waktu, Pandji yang saat itu kuliah di Bandung didatangi sang ayah. Ayahnya memberikan sebuah buku karya Quraish Shihab.
"Sampai tiba-tiba waktu gue kuliah bokap gue ke Bandung untuk lihat gue di ITB, bokap gue bawa buku dari Quraish Shihab judulnya mukjizat Alquran," katanya.
Pandji membaca buku tersebut dan menemukan jawaban yang dipertanyakan selama ini. Maka sejak saat itu, dia percaya kalau Tuhan itu ada.
"Gue mungkin bukan umat Islam secara sempurna secara ritual dan segala macam. Tapi lu nggak bisa memungkiri keyakinan gue bahwa gue percaya Allah itu ada. Gue percaya Tuhan itu ada," kata lelaki 41 tahun ini.
Baca Juga: Daftar 5 Komedian Beristri Cantik, Bukti Pria Humoris Lebih Menarik?
"Terlalu random yang terjadi sama hidup gue untuk percaya bahwa ini semua karena kebetulan. Ini nggak mungkin kebetulan, pasti campur tangan Tuhan," ujar Pandji lagi.
Berita Terkait
-
Alasan Netflix Tak Hapus Mens Rea Pandji Pragiwaksono Meski Ada Laporan Polisi
-
Geram Fisik Anaknya Dibully Buntut Mens Rea, Istri Pandji Pragiwaksono Ancam Lapor Polisi
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Hubungannya dengan Tompi, setelah Kena Kritik Sang Dokter Bedah
-
Dilaporkan ke Polisi, Pandji Pragiwaksono Jelaskan Kondisinya
-
PDIP Pasang Badan untuk Pandji, Djarot: Negara Jangan Mudah Tersinggung Oleh Kritik
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Mens Rea Pandji Terancam Dihapus? Ini 4 Konten Netflix yang Pernah Di-Takedown Pemerintah
-
Diterpa Isu Terlantarkan Anak Kandung, Denada Posting Momen Mengharukan
-
Telan Biaya Rp85 Miliar, Papa Zola The Movie Janjikan Kualitas Visual Sekelas Hollywood
-
Heboh Riders Fajar Sadboy Minta Alphard Hingga Dior, Asli atau Settingan?
-
Alasan Netflix Tak Hapus Mens Rea Pandji Pragiwaksono Meski Ada Laporan Polisi
-
Geram Fisik Anaknya Dibully Buntut Mens Rea, Istri Pandji Pragiwaksono Ancam Lapor Polisi
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Hubungannya dengan Tompi, setelah Kena Kritik Sang Dokter Bedah
-
Film Surat ke-8 Angkat Potret Gap Generasi Lewat Akting Aurora Ribero dan Arief Didu
-
Sinopsis How to Become a Tyrant di Netflix: Membongkar "Buku Panduan" Diktator Paling Kejam
-
Reuni 13 Tahun, Rio Dewanto dan Michelle Ziudith Kuras Emosi di Sinetron Jejak Duka Diandra