Suara.com - Pengacara Hotman Paris memastikan kalau salah satu kliennya, Shandy Aulia tak akan melaporkan Laura Aprillya Bakkara. Seperti diketahui, Laura adalah perempuan yang sempat menghina putri Shandy.
Hal itu dikatakan Hotman Paris dalam sebuah video yang ia unggah di Instagram. Di situ, pengacara 61 tahun ini, Shandy Aulia sudah memaafkan Laura Aprillya Bakkara.
"Kasusnya sudah hampir selesai, nggak ada masalah. Cewek itu pada dasarnya sudah minta maaf dan Shandy Aulia nggak mikirin itu lagi," kata Hotman Paris di hadapan wartawan.
Hotman Paris juga menegaskan kalau Shandy Aulia batal melaporkan Laura.
"Saya kira nggak (melaporkan Laura). Nggak jadi dilaporkan sekarang ini," imbuh Hotman Paris menegaskan.
Hotman Paris mengaku, ia sempat menasihati Shandy Aulia agar tak terlalu mengambil hati ucapan warganet.
"Saya mengatakan, biasalah netizen itu, lama-lama hilang sendiri. Saya misalnya, setiap hari netizen bilang, 'kasian istrinya, kasian istrinya'. Karena saya sering begini-begini (dekat dengn cewek cantik)," ucap Hotman Paris.
Seperti diketahui, Shandy Aulia sempat dibuat naik darah gara-gara komentar Laura Aprillya Bakkara di Instagram. Perempuan asal Manado itu menyebut putri Shandy, Claire Herbowo seperti hewan.
"16 bulan bisanya cuma teriak-teriak nggak bisa ngomong, bahkan cuma untuk panggil emaknya. Tiap manjat dibilangnya good job. Monyet juga bisa kalo manjat doang mah," kata Laura.
Baca Juga: Gaya 5 Artis Istri Pengusaha Kaya, Nia Ramadhani Pemotretan Sampai Milaran Rupiah
Masih seputar pertumbuhan Claire Herbowo, Laura bahkan menyebut bocah satu tahun itu kurang gizi.
"Di sekolah aja belajar, tanda-tanda kurang gizi itu rambut jagung," tulisnya dengan enteng.
Tak hanya pertumbuhan sang putri, gaya parenting Shandy Aulia juga disorot akun tersebut. Sebut saja saat aktris 34 tahun itu dikatakan bangga dengan memberikan buah untuk Claire.
"Lihat saja nanti di sekolah paling lemot otaknya. Anak dikasih makan alpukat doang sama madu divideoin berasa paling iye," ucap Laura.
Berita Terkait
-
Tas Hermes Shandy Aulia di Swiss Jadi Sorotan, Ramai Dibandingkan Warganet?
-
Shandy Aulia Tenteng Tas Rp4 Miliar Bikin Ribut, Gigi dan Syahrini Belum Punya?
-
8 Potret Artis Tanah Air Rayakan Natal Bersama Keluarga, Hangat dan Penuh Cinta
-
5 Koleksi Tas Chanel Shandy Aulia, Bikin Makin Kece saat Liburan ke Spanyol
-
Kaleidoskop 2025: 7 Artis Terseret Rumor Jadi Simpanan Pejabat
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
6 Fakta Film Taj Mahal: An Eternal Love Story, Kembali Tayang di Bioskop untuk Rayakan Valentine
-
Sentil Toxic Relationship, Awdella Rilis Aku Juga Manusia: Jangan Sampai Kehilangan Diri Sendiri
-
Selain Wakaf Alquran, Taqy Malik Pernah Dicari Polisi Arab Saudi Gara-Gara Jual Sedekah Makanan
-
Imbas Taqy Malik Salurkan Wakaf Ribuan Alquran, Pekerja di Tanah Suci Bisa Terancam Dideportasi
-
Salurkan Wakaf Alquran di Tanah Suci, Taqy Malik Diingatkan Teman Berisiko Dipenjara
-
Jule Mendadak Jadi Pahlwan di Perang Knetz vs SEAblings
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Climax, Drakor Comeback Ha Ji Won Setelah 4 Tahun Bareng Ju Ji Hoon
-
Sinopsis 5 Film di Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini, Masih Didominasi Horor
-
Sinopsis Film Something Very Bad Is Going to Happen: Teror Salah Menikah
-
Bawa Gen Alpha ke Surabaya Era 60-an, Film Na Willa Janjikan Keajaiban Lewat Kacamata Bocah 6 Tahun