Suara.com - Jihan Audy bukan nama asing bagi pecinta musik dangdut, khususnya dangdut Jawa Timur dan pantura. Penyanyi mungil berwajah manis ini kerap tampil di panggung-panggung dangdut dan telah merilis sejumlah lagu rekaman.
Yang terbaru, Jihan Audy merilis sebuah lagu berjudul "Curiga". Lagu yang rencananya dirilis Jumat (20/8/2021) ini pernah dibawakan penyanyi Lolla Pitaloka dan merupakan karya terkenal dari pencipta lagu ternama, Wahyu WHL.
Lagu "Curiga" sempat dibawakan dalam genre pop dan dangdut. Tapi versi Jihan Audy musiknya dibuat kekinian dengan bentuk remix kentrung.
Lagu "Curiga ini menceritakan tentang kisah seorang suami yang ketahuan selingkuh di belakang istrinya. Dengan pura-pura memberi alasan sibuk, rapat dan lembur di kantor. Tetapi ternyata di dasinya ada gincu merah, dan ada bau parfum juga berbeda. Perselingkuhan pun terungkap.
"Lagu 'Curiga' ini pernah hits pada tahun 1990-an dan terjual lebih dari 500 ribu kaset. Dan untuk versi sekarang ini sengaja dibuat nuansa yang berbeda dengan versi remix kentrung, agar lagunya lebih disukai, sesuai dengan selera pasar saat ini," kata Wahyu WHL, seperti dalam rilis yang diterima Suara.com.
Sementara Jihan Audy sengaja dipilih membawakan lagu "Curiga", karena selain memiliki suara merdu, cewek 17 tahun ini juga beberapa kali membawakan lagu dengan musik remix.
Jihan Audy mengaku sangat tertantang membawakan lagu "Curiga". Ia pun berharap bisa mengulang sukses lagu ini, seperti yang dibawakan penyanyi sebelumnya, yan gmampu menjual 500 ribu kaset.
"Tantangannya tentu saja karena aslinya lagu ini musiknya pop. Saya berharap bisa mengulang sukses lagu yang terkenal karya Wahyu WHL ini," tutur pelantun "Satu Hati Sampai Mati" ini berharap.
"Curiga" versi Jihan Audy ini dapat didengarkan di berbagai platform musik digital mulai 20 Agustus 2021. Official music videonya juga tersedia di kanal YouTube GNP Enterprise.
Baca Juga: AmPm Gandeng Penyanyi Muda Amanda Yang di Lagu Everyday
Berita Terkait
-
Promotor Ngelu Kurang Venue Konser, Menpar Widiyanti Lirik Investasi Bareng Danantara
-
Pedro Pascal Terjun ke Dunia Musik di Film "Behemoth!", Intip Teasernya
-
Rencana Gila FIFA di Final Piala Dunia 2026, Bakal Ada Konser Musik di Jeda Babak I
-
Note of Mothership: Pesan Kemanusiaan Karya Anyar Legenda Musik Jepang Haruomi Hosono
-
Gandeng Musisi Lintas Negara, Bella Fawzi Rilis Lagu 'Our Power' demi Palestina
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986