Suara.com - Presenter sekaligus penyanyi legendaris Indonesia Koes Hendratmo meninggal dunia. Sebelum meninggal, penyanyi senior ini terpantau cukup aktif manggung di berbagai acara. Berikut potret kenangan Koes Hendratmo di panggung yang tetap aktif saat usianya tak lagi muda.
Kabar duka ini dibenarkan oleh pihak keluarga Koes Hendratmo. Penyanyi sekaligus presenter Berpacu Dalam Melodi itu meninggal dunia pada Selasa (9/7/2021).
"Iya benar beliau berpulang siang tadi," kata menantu Koes Hendratmo, Petrus Briyanto Adi saat dikonfirmasi lewat WhatsApp, Senin (7/9/2021).
Dipantau dari laman Instagram-nya, Koes Hendratmo beberapa kali cukup aktif tampil di beragam acara untuk bernyanyi meski usianya tak lagi muda. Berikut potret kenangan Koes Hendratmo di panggung semasa hidupnya.
1. Koes Hendratmo telah malang melintang di dunia musik Indonesia selama 62 tahun lebih.
2. Meski tak lagi muda, Koes Hendratmo masih begitu aktif bernyanyi di beragam acara. Suaranya yang khas dinilai cocok mengisi acara-acara untuk bernostalgia.
3. Nama Koes Hendratmo tak lepas dari kepopulerannya sebagai presenter di acara musik Berpacu Dalam Melodi. Bahkan, tagline acara ini pun masih begitu identok dengan sosoknya. Terutama dasi kupu-kupu yang sering dipakainya.
4. Lahir di Yogyakarta, 9 Februari 1942. Koes Hendratmo dikenal sebagai salah satu presenter senior di dunia hiburan tanah air. Ia memulai kariernya sebagai artis pada akhir 1960-an.
5. Koes Hendratmo menelurkan karya pertamanya yang bertajuk Lambaian Bunga pada 1959. Setelahnya disusul dengan Sansaro (1968), Wanita Wanita (1970), Pop Batak Legendaris (2000), hingga My Love for You (2011).
Baca Juga: Profil Koes Hendratmo, Legenda Kuis Musik Indonesia, Meninggal Dunia Hari Ini
6. Koes Hendratmo juga masih sering mengisi acara off air dan on air di radio. Salah astunya ketika merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia tahun 2020 lalu.
Itulah 6 potret kenangan Koes Hendratmo di panggung. Selamat jalan legenda!
Berita Terkait
-
Koes Hendratmo Punya Riwayat Sakit Jantung, Ingat Lagi Gejala yang Harus Diwaspadai
-
Koes Hendratmo Meninggal, Anaknya Berjuang Dapat Penerbangan ke Jakarta dari Yogyakarta
-
Keluarga Benarkan Koes Hendratmo Meninggal Dunia
-
Meninggal Dunia di Usia 78 Tahun, Ini Profil Koes Hendratmo Presenter Berpacu Dalam Melodi
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam
-
6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat
-
Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus
-
Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim
-
Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP