Suara.com - Presenter Robby Purba turut merasakan kekecewaan kepada Ketua KPI. Sebagai aksi nyata, presenter 35 tahun itu akan mengembalikan honor yang diterima dari lembaga tersebut.
Pernyataan ini terlontar saat Robby Purba mengunggah komentar Ketua KPI saat menjawab pertanyaan dari warganet. Disitu, seseorang bertanya mengenai pekerjaan di KPI.
"Pak, gimana caranya agar bisa kerja di KPI?" tanya warganet yang isi percakapannya diunggah Robby Purba di Instagram, Minggu (12/9/2021).
"Mau jadi apa? OB?" tanya Ketua KPI, Agung Suprio di kolom komentar.
Tak hanya itu, ada juga tweet dari komika Kemal Pahlevi yang juga menyoroti jawaban Ketua KPI. Bintang film Comic 8 ini mengatakan, jika petinggi lembaga itu dalam keadaan tidak sehat, ia bisa mundur dari jabatannya.
Setelah mengunggah cuplikan pesan tersebut, Robby Purba mengingat kembali apakah ia pernah bertemu dengan Ketua KPI. Rupanya, hal itu pernah terjadi saat sang presenter memandu acara Anugerah KPI.
"Selamat Pagi Pak Ketua KPI.Aku tuh sambil mikir, pernah nggak ya ketemu beliau? Lalu aku Google, oh pernah - warsa 2018," ucap Robby Purba.
Mengingat adanya keterlibatan Robby Purba di acara KPI, maka host X Factor Indonesia itu berniat mengembalikan honor yang diterima.
"Mohon izin ya Pak, tanpa mengurangi rasa hormat saya ke Bapak, Senin saya akan cek FEE yang saya terima itu berapa kira-kira, saya lupa," tutur presenter asal Lampung tersebut.
Baca Juga: Kemal Palevi ke Ketua KPI: Kalau Lagi Gak Sehat, Mending Mundur Atuh Pak!
"Nanti saya kembalikan ke masyarakat saja," tegasnya.
Rencananya, Robby Purba akan melakukannya dengan cara ikoy-ikoy. Yakni, bantuan yang pernah dipopulerkan Arief Muhammad untuk warganet.
"Lebih baik saya alokasikan utk ‘ikoy-ikoyan’ , berbagi sama yang lagi sulit di masa pandemi ini," terang Robby Purba.
Robby Purba meminta warganet untuk bersiap menerima uang yang berasal dari honornya sebagai presenter di acara KPI.
"Teman-teman, pantengin Instagram abang, FEE abang dari acara tersebut mau aku bagi-bagiin aja," terangnya.
Berita Terkait
-
Lawan Ketimpangan! Ini 5 Mandat Politik Kongres VI KPI Demi Keadilan Ekonomi Perempuan
-
Anak Urus Anak: KPI Bongkar Fakta Pahit di Balik Maraknya Pernikahan Dini di Indonesia
-
iNews TV Dijatuhi Sanksi oleh KPI, Buntut Pernyataan Abu Janda di 'Rakyat Bersuara'
-
KPI Olah 330 Juta Barel Bahan Baku Sepanjang 2025
-
Doktor Ahli Pengadaan yang Bikin KPU Keok Terkait Ijazah Jokowi: Siapa Sebenarnya Bonatua Silalahi?
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Dugaan Pelecehan di Venue Fansign NCT Wish Mendadak Viral di Medsos
-
Shindy Samuel Ditalak Tiga, Terpuruk Dikatain 'Badak' oleh Suami
-
Steven Wongso Sebut Orang Gendut Lebih Rendah dari Anjing, Rizky Febian Sampai Ikut Komentar
-
Sopir Bajaj di Tanah Abang Diperas Preman Rp100 Ribu per Hari, Kaca Dipecah Jika Tak Bayar
-
Arya Khan Bongkar Gaya Hidup Pinkan Mambo yang Boros, Dikasih Rumah Malah Pilih Sewa Mahal
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Sinopsis Kala, Film Joko Anwar yang Bikin Manoj Punjabi Rugi Miliaran Rupiah
-
Segera Tayang! Sinopsis Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
-
Baru Bebas, Doni Salmanan Dipastikan Berpenghasilan Rp150 Juta per Bulan
-
Review Film Yohanna, Kisah Krisis Iman dan Kemanusiaan yang Gagal Mengguncang Perasaan