Suara.com - Rachel Vennya menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Kamis (21/10/2021) hampir sembilan jam. Hal ini terkait kasus kaburnya ia dari karantina sepulang dari Amerika Serikat.
Tidak sendiri, dua orang lainnya yakni kekasih Rachel Vennya yakni Salim Nauderer dan Maulida Khairunnisa ikut diperiksa. Ketiganya tiba di Polda Metro Jaya sekira pukul 14.15 WIB.
"Saya, Maulida dan Salim ingin menyampaikan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat atas kesalahan kami," kata Rachel Vennya usai menjalani pemeriksaan tadi malam.
Selebgram 26 tahun mengakui apa yang dilakukannya adalah sebuah kekhilafan. Hingga akhirnya membuat resah masyarakat.
Saat ditanya perihal apa saja yang ditanyakan Polda Metro Jaya, pengacara Rachel, Indra Raharja menuturkan ada puluhan pertanyaan.
"Seputar kronologi dan lain-lain. Itu ada 35 pertanyaan untuk Rachel. (karantina) sudah kami sampaikan," terang pengacara sang selebgram.
Hanya saja mengenai detail pertanyaan tersebut, pengacara Rachel Vennya tidak akan mengungkapnya di publik. Hal itu termasuk klarifikasi ibu dua anak ini mengenai kaburnya ia dari Wisma Atlet.
"Materi-materi tidak akan kami sampaikan disini. Hal yang bersifat elementer sudah disampaikan ke polisi," tutur Indra Raharja.
Sementara itu keterangan soal kaburnya Rachel Vennya dari Wisma Atlet didapatkan dari Kodam Jaya selaku Komando Satuan Tugas Gabungan Terpadu COVID-19.
Baca Juga: Diberondong Puluhan Pertanyaan Penyidik, Rachel Vennya Kembali Minta Maaf Ngaku Khilaf
"Memang informasinya datang, namun dia keluar lagi," kata Kepala Penerangan Kodam Jaya Kolonel Artileri Pertahanan Udara (Arh) Herwin Budi Saputra, Kamis (21/10/2021).
Tidak hanya FS, anggota TNI yang membantu Rachel Vennya kabur. Tetapi ada oknum lainnya berinisial IG yang turut terlibat.
FS bertugas sebagai Satgas Pengamanan Bandara Soekarno-Hatta, sedangkan IG bertugas sebagai Satgas Pengamanan di Wisma Atlet, Pademangan.
Berita Terkait
-
Ibu Niko Al Hakim Diduga Sindir Rachel Vennya, Singgung Cucu hingga Penjualan Rumah
-
Okin Klaim Tak Kantongi Duit Jual Rumah, Sebut Rachel Vennya Malah Minta Bagian Kalau Ada Lebih
-
Titik Terang Sengketa Aset Rachel Vennya dan Okin: Rumah Kemang Dijual Buat Lunasi Utang Nafkah Anak
-
Seleb Transpuan Una Dembler Curhat Dilecehkan di Kamarnya Sendiri
-
Buntut Rumah Dijual Niko Al Hakim, Rachel Vennya Cari Kontrakan Mendadak di Jaksel
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo