Suara.com - Kanal YouTube Jurnalrisa tengah mendapat musibah. Uang yang didapatkan dari hasil adsense kontennya diambil seseorang.
Informasi ini hadir dari unggahan Risa Saraswati. Si pemilik akun Jurnal Risa itu mengunggah salah satu video yang menyebutkan penghasilan dari kontennya.
"Nemu ini, wuih besar juga ya (penghasilan pendapatan dari Jurnalrisa)?" tulis Risa Saraswati di Instagram, Rabu (10/11/2021).
Ia menambahkan, "Hehehe, sayang diambil orang."
Mengutip Socialblade guna memprediksi penghasilan konten di Jurnalrisa, pendapatannya pun terbilang fantastis.
Dalam satu bulan, Jurnalrisa diprediksi mengantongi USD 5.600 atau sekira Rp 80 juta. Sementara tahunannya, bisa mencapai USD 66.700 atau Rp 953,4 juta.
Nilai fantastis itu bukan tanpa sebab. Mengingat channel YouTube yang dibuat pada 30 Agustus 2017 itu sudah mendapatkan 5,4 juta subscriber.
Selain itu selama sebulan terakhir, video Jurnalrisa sudah disaksikan lebih dari 22,2 juta kali.
Hanya sja hingga saat ini belum diketahui sejak kapan uang adsenses tersebut dicuri orang. Risa Saraswati hanya berusaha tenang dan mencoba mengikhlaskan.
Baca Juga: Risa Saraswati Kaget Adsense Jurnal Risa Ternyata Fantastis: Sayang Diambil Orang
"Tenang, mungkin belum rejeki. Inshaallah kerja keras semangat terus. Bismillah. Bukankah menghibur dan membahagiakan orang lain juga adalah pahala?" kata Risa Saraswati.
Ia berharap semoga orang-orang yang menyaksikan tayangannya merasa terhibur. Sebab bagi Risa, membahagiakan orang pun bisa mendapatkan rezeki lewat pahala.
"Semoga kalian selalu terhibur, kami bisa selalu menghibur. Semoga pahalanya tetap sampai kepada kami, amin," imbuhnya.
Postingan di Instagram Story Risa Saraswati kemudian diunggah ulang salah satu akun gosip @playitsafe. Tak sedikit warganet yang memberikan semangat kepada Risa Saraswati.
"Ya allah teteh yang sabar ya. Kirimin setan aja yuk lah," timpal netizen. "Kata Indy kemaren jumlahnya gede yang ditilep, bisa buat bikin mal," tulis lainnya.
Berita Terkait
-
Pesugihan Memang Nyata! Kisah Horor 'Aku Harus Mati' Bongkar Teror di Panti Asuhan
-
10 Tahun Perjalanan Risa Saraswati, Danur: The Last Chapter Siap Tayang Lebaran 2026
-
Napak Tilas Penuh Emosi, Para Pemain Danur: The Last Chapter Kunjungi Bandung Sebelum Film Tayang
-
Kepala Putus hingga Masuk Peti, Prilly Latuconsina Syok Baca Naskah Danur: The Last Chapter
-
Ony Seroja Ceritakan Momen Dilangkahi Kucing Hitam Saat Syuting di Film Tenung
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
PK Entertainment Siapkan Konser ENHYPEN, BOYNEXTDOOR dan Kejutan Bintang K-Pop Besar di Indonesia
-
Kata Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak, Hotman Paris: Pikir Lagi, Apa Anda Cocok Jadi Menteri?
-
Kasus Richard Lee Segera Disidangkan
-
Sule Bantah Kabar Kasar ke Tim Kreatif Ini Talkshow: Demi Allah, Saya Gak Pernah Lempar Skrip
-
Sinopsis To Catch a Killer: Menguak Sniper Misterius, Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini
-
5 Rekomendasi Film Tentang Kesepian Terbaik Selain Train Dreams
-
Term Life: Ketika Nyawa Menjadi Taruhan demi Warisan untuk Sang Putri, Malam Ini di Trans TV
-
Istri Difitnah Jadi Buzzer Pemerintah, Emosi Denny Sumargo Meledak
-
Disomasi Ratu Sofya Anaknya Sendiri, Sang Ibu Nangis-Nangis Minta Putrinya Pulang
-
Adrian Khalif Rilis '2001x': Lagu Buat Kamu yang Hobi Berantem tapi Enggak Bisa Pisah