Suara.com - Syahrini sukses memasarkan NFT (Non Fungible Token) atau aset digital berupa beberapa kartu berisi animasi dirinya. Kurang dari 24 jam, NFT seharga Rp 286 ribu ludes terjual.
Bahkan kabarnya, ada 17.800 item yang dipasarkan Syahrini dan tentunya laris manis. Hal ini membuat sang suami, Reino Barack melihat NFT sebagai bisnis yang menjanjikan.
"Kami melihat ini sebagai kesempatan. Tidak hanya yang sedang tren saja, tapi kemungkinan masa depan dari sebuah teknologi," kata Reino Barack yang ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Reino Barack menjelaskan, NFT Syahrini menggabungkan beberapa unsur. Mulai dari karya foto, video bahkan ada konsep 3D yang diiringi dengan musik.
Lebih jauh, suami Syahrini ini akan mengembangkan NFT sang Incess ke ranah lebih luas yakni game. Salah satu perusahaan besar kripto, Binance bahkan sudah bekerja sama di proyek ini.
"NFT Princess Syahrini juga akan hadir di dalam tiga game yang berkolaborasi dengan Binance, yaitu: Rara, Glory Planet, dan XWG," imbuh Reino Barack.
Nantinya NFT Syahrini juga akan berada dalam sebuah metaverse. Sebagai informasi, ini adalah dunia tiga dimensi tanpa batas.
"Game seperti Decentraland sudah dapat menjual 'properti atau tanah' di dalam dunianya dengan harga mahal. Bahkan ada yang mencapai Rp 14 miliar untuk sepetak tanah di dalam dunia tersebut," ujar pengusaha berdarah Jepang ini memberikan contoh.
Untuk bisa melakukan transaksi di metaverse tersebut, seseorang bisa membeli token atau mata uang (currency).
Baca Juga: Eminem Beli Koleksi NFT Senilai Rp 6,4 Miliar
"'Tanah' ini bisa disewakan atau digunakan untuk usaha. Uangnya nyata, hanya perlu dikonversi ke crypto currency," kata Reino Barack.
Harga dari sebuah kripto itu pun fluktuatif. Sama halnya saat seseorang menukarkan mata uang ke berbagai negara.
Tak hanya game tersebut, brand ternama seperti Wendy's, Nike dan Gucci sudah terlibat dalam metaverse. Maka, tak heran bukan jika Reino Barack dan Syahrini melirik peluang ini.
Berita Terkait
-
Suara Syahrini Dinilai Beda Tampil di Pernikahan Kerabat, Diminta Setop Nyanyi
-
Bukan Cuma Isu! King Nassar Akui Ipar Syahrini Cocok Jadi Pasangan, Ini Alasannya
-
Dijodohkan dengan Ipar Syahrini, King Nassar Akhirnya Buka Suara Soal Perasaannya
-
Diduga Istri Baru Gubernur Aceh Mualem Masih Ada Hubungan dengan Syahrini, Siapanya?
-
Shandy Aulia Tenteng Tas Rp4 Miliar Bikin Ribut, Gigi dan Syahrini Belum Punya?
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan