- Sekjen PBNU Gus Ipul mendukung usulan MUI terkait penyusunan RUU Pidana LGBT agar dibahas lebih mendalam melalui mekanisme legislasi.
- Usulan RUU Pidana LGBT oleh MUI bertujuan menciptakan dasar hukum yang komprehensif dengan mempertimbangkan norma-norma agama yang berlaku.
- Saat ini, MUI tengah menyusun naskah akademik untuk mendorong usulan RUU tersebut masuk ke dalam Program Legislasi Nasional DPR RI.
Suara.com - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menilai usulan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pidana terkait LGBT patut ditindaklanjuti melalui pembahasan yang lebih mendalam.
Menurut Gus Ipul, isu tersebut memang berkembang di tengah masyarakat sehingga perlu dibahas melalui mekanisme yang berlaku dalam proses pembentukan peraturan perundang-undangan.
"Ya patut untuk ditindaklanjuti, untuk didiskusikan. Karena ini isu yang berkembang di tengah-tengah masyarakat," kata Gus Ipul usai menghadiri Seminar Nasional Usulan Gelar Pahlawan Sultan Takdir Alisjahbana di Universitas Nasional, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Ia mengatakan pembahasan terhadap usulan tersebut perlu dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan ketentuan-ketentuan agama.
"Jadi ada baiknya kita melakukan diskusi-diskusi yang lebih mendalam, sesuai dengan ketentuan-ketentuan agama. Dan untuk itu perlu kita memberikan kesempatan. Proses pembuatan undang-undang itu kan ada tahapan-tahapannya," ujarnya.
Menurut Gus Ipul, tahapan tersebut dapat diawali dengan membuka ruang diskusi sebelum nantinya masuk ke proses legislasi.
"Dan sekarang bisa dimulai dengan diskusi-diskusi," ucapnya.
Sebelumnya, MUI mengusulkan penyusunan RUU Pidana tentang LGBT beserta naskah akademiknya untuk didorong masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR RI.
MUI beralasan aturan tersebut diperlukan sebagai dasar hukum dalam menyikapi isu LGBT yang dinilai semakin berkembang di ruang publik. Saat ini, usulan tersebut masih berada pada tahap penyusunan naskah akademik dan belum masuk ke pembahasan DPR.
Baca Juga: STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata
Berita Terkait
-
STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata
-
MUI Dorong RUU Pidana LGBT ke Prolegnas, Begini Lampu Hijau dari Pimpinan DPR
-
Jutaan Anak Tak Sekolah, Gus Ipul Minta Kepala Daerah Dukung Sekolah Rakyat
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur
-
Prahara Internal PBNU, Menakar Jejak Konflik KH Miftahul Akhyar dari Surabaya hingga Pusat
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?