Suara.com - Nama Yan Josua sempat mencuri perhatian ketika tampil di ajang X-Factor membawakan lagu "Bagaimana Kalau Aku Tidak Baik-Baik Saja" milik Judika, yang begitu penuh penghayatan. Setelah selesai di X-Factor, Yan kini bergabung dengan label musik dan manajemen milik Judika, Dua Anak Deo (DAD).
Judika sepertinya tak mau berlama-lama memperkenalkan Yan Josua kepada masyarakat yang lebiih luas. Baru-baru ini, Yan pun merilis sebuah lagu berjudul "Pesan Rindu".
Hebatnya, lagu "Pesan Rindu" diciptakan sendiri oleh Yan Josua. Penyanyi kelahiran Dobo, Maluku Tenggara, 16 Maret 1998 ini menciptakan lagu tersebut saat masih duduk di bangku SMA.
Lagu ini mengisahkan tentang dua insan yang saling jatuh hati dan menanyakan kabar. Demi meraih cita-cita, mereka harus berpisah dan menjalani Long Distance Relationship (LDR). Saat malam datang, kerinduan yang dalam pun tidak cukup tersampaikan lewat suara.
"Lagu ini sebenarnya adalah percakapan antara aku dengan seseorang lewat telepon. Aku suka tanya, 'kamu rindu gak?' Dan waktu itu kakak-kakak aku juga pacaran sama tentara dan LDR, setiap hari teleponan, jadi inspirasi juga buat lagu ini. Jadi lagu ini ditulis seperti percakapan gitu," ujar Yan Josua, seperti dalam keterangan yang diterima Suara.com.
Yan Josua mengaku sangat senang sekaligus bangga bisa bergabung dengan DAD. Dengan bergabung di DAD, ia merasak lebih tertata dan termanage dengan baik, dan bisa melihat musik sebagai "passion" dan hidup. Selain itu, tentu saja sosok Judika yang memang menjadi idola sekaligus panutan.
"Dengan bergabungnya aku bersama bang Judika, dan banyak belajar dari beliau, pasti aku semakin punya modal dan kekuatan untuk bisa ditunjukin dalam mencapai tujuan sebagai musisi. Aku juga menantang diriku untuk bisa bersaing di industri musik, tetap konsisten, dan yang penting terus berkarya dengan baik," tutur Yan Josua.
Menjadi penyanyi memang sudah impian Yan Josua sejak kecil. Bahkan ia menyebut, bakat bermusiknya sudah ada sejak dalam kadungan.
"Waktu aku masih lima bulan di kandungan, mama ikut lomba menyanyi, juara 2 Makassar, juara 3 di Senayan Jakarta. Dia juga pernah ikut lomba di tingkat Ibu Persit. Mama papa juga pernah ikut lomba di lingkungaan TNI dan juara 1. Kakak aku nomor dua juga penyanyi sekarang jadi bidan," kata Yan Josua bercerita.
Baca Juga: Unik dan Berani, Irawan Careuh Padukan Musik Modern dan Tradisional Sunda di Lagu Rungkad
Tapi rupanya, keinginan Yan Josua menjadi penyanyi mendapat pertentangan keras dari sang ayah. Karena ayah Yan menginginkan putranya menjadi tentara.
"Aku pernah memberontak keinginan ayahku karena aku enggak mau jadi tentara. Saat aku lulus SMA, papa berniat masukkan aku ke tentara. Aku pilih kabur, papaku sudah panggil seorang kapten buat mendidik dan melatih aku. Rambutku sudah dipotong, semua sudah disiapkan, tapi aku lari," imbuh Yan Yoshua.
Berita Terkait
-
Promotor Ngelu Kurang Venue Konser, Menpar Widiyanti Lirik Investasi Bareng Danantara
-
Pedro Pascal Terjun ke Dunia Musik di Film "Behemoth!", Intip Teasernya
-
Rencana Gila FIFA di Final Piala Dunia 2026, Bakal Ada Konser Musik di Jeda Babak I
-
Note of Mothership: Pesan Kemanusiaan Karya Anyar Legenda Musik Jepang Haruomi Hosono
-
Gandeng Musisi Lintas Negara, Bella Fawzi Rilis Lagu 'Our Power' demi Palestina
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU