Suara.com - Perseteruan Adam Deni dan Ahmad Sahroni kian memanas. Bahkan terbaru, Ahmad Sahroni melaporkan Adam Deni terkait tudingan uang pembungkaman senilai Rp 30 miliar.
Padahal sebelumnya, Ahmad Sahroni melaporkan Adam Deni atas pelanggaran UU ITE karena mengunggah dokumen pribadi berisikan pembelian sepeda miliknya. Adam Deni pun telah divonis empat tahun penjara atas laporan Ahmad Sahroni. Yuk simak langsung kronologi perseteruan Adam Deni dan Ahmad Sahroni berikut ini.
Kronologi Adam Deni Unggah Dokumen Pribadi Ahmad Sahroni
Adam Deni Gearaka bersama Ni Made Dwita Anggiani telah didakwa melakukan penyebaran dokumen elektronik tanpa izin bersifat rahasia milik Ahmad Sahroni di media sosiak. Kronologi Adam Deni mengunggah dokumen pribadi milik Politikus NasDem itu sempat diungkap Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan pada 14 Maret 2022 lalu.
Dalam sidang terungkap Ahmad Sahroni melakukan transaksi pembelian dua unit sepeda dengan Ni Made pada tahun 2020. Dua sepeda itu adalah merk Firefly seharga Rp 450 juta dan merk Bastion senilai Rp 378 juta yang telah dibayar lunas oleh Ahmad Sahroni. Namun Ni Made belum memberikan sepeda itu pada Ahmad Sahroni.
Kemudian pada Rabu, 26 Januari 2022, Ni Made menghubungi Adam Deni melalui pesan singkat. Ni Made membuka percakapan dengan kalimat "Salah satu sepeda mahal si ASC yang Rp 500 jutaan yang belum selesai."
Ni Made disebut meminta Adam Deni mengunggah dokumen pembelian sepeda itu di akun Instagram @Adamdenigrk dengan lontaran kalimat "bilang data sudah saya terima sebanyak ini dan akan saya kirim ke KPK". Ni Made juga menyuruh Adam Deni untuk menutup identitas pembeli sepeda yang lain.
Adam Deni setuju dengan permintaan Ni Made tersebut. Hingga kemudian pada 26 Januari 2022, Adam Deni mengunggah dokumen pembelian sepeda Ahmad Sahroni yang merupakan anggota Komisi III DPR RI itu di InstaStory miliknya.
Adam Deni Dilaporkan Ahmad Sahroni Hingga Divonis 4 Tahun Penjara
Baca Juga: Berita Pilihan: Ahmad Sahroni Kembali Polisikan Adam Deni, Haji Faisal Ogah Berdamai
Atas tindakan itu, Adam Deni dan Ni Made Dwita dilaporkan Ahmad Sahroni ke polisi dengan tuduhan pelanggaran UU ITE. Keduanya pun telah mendapat vonis hukuman empat tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar. Vonis itu pun lebih ringan dari tuntutan JPU yang sebelumnya menetapkan delapan tahun penjara.
Namun Adam Deni tak terima dengan vonis itu hingga mengajukan banding. Ia bahkan menyebut Ahmad Sahroni membayar Rp 30 miliar demi menjebloskannya ke penjara. Pernyataan Adam Deni itu bukan tanpa sebab karena proses hukum atas dirinya cepat ditindak bahkan sudah diputus hakim.
Ahmad Sahroni Laporkan Lagi Adam Deni yang Sudah Dipenjara
Kekinian, Ahmad Sahroni kembali melaporkan Adam Deni ke polisi dengan tuduhan melakukan pencemaran nama baik. Bahkan laporan yang dibuat Ahmad Sahroni yang sudah masuk tanggal 30 Juni 2022 itu sedang didalami oleh penyidik Bareskrim Polri.
Ahmad Sahroni melaporkan Adam Deni dengan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan/atau fitnah serta sejumlah pasal lain berkaitan dengan ujaran kebohongan. Ahmad Sahroni mengungkap alasan melaporkan Adam Deni karena ada teror terhadap istri dan keluarganya lewat bahasa-bahasa kotor. Selain itu ada pernyataan Adam Deni tentang Ahmad Sahroni membungkam pihak-pihak dalam perkara pelanggaran UU ITE.
Itulah kronologi perseteruan Adam Deni dan Ahmad Sahroni yang kian memanas.
Berita Terkait
-
Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi
-
Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR
-
KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!
-
Diperas Rp 300 Juta oleh 4 Pegawai KPK Gadungan, Ahmad Sahroni Tegaskan Tak Ada Ancaman
-
Kronologi Pemerasan Sahroni: Didatangi di DPR, Diminta Rp 300 Juta, Dijebak hingga Ditangkap!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Maut Kembali Mengintai! Warner Bros Resmi Umumkan Tanggal Rilis Final Destination 7
-
Deretan Potret Prewedding 'Old Money Vibes' Ala Syifa Hadju dan El Rumi, Elegan Bikin Baper
-
Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan: Dilema Anak Antara Ambisi dan Keutuhan Keluarga
-
The Desperate Hour: Naomi Watts Dikejar Waktu Selamatkan Anaknya, Malam Ini di Trans TV
-
Lepas Imej Kalem, Mawar de Jongh Tampil Beda di Serial Luka, Makan, Cinta
-
Sinopsis Sacred Jewel, Ahn Bo Hyun Dapat Misi Berbahaya untuk Mencari Relik Suci
-
Viral Isi Chat Grup Orang Tua Terduga Pelaku Pelecehan Seksual FH UI, Anggap Anak Jadi Korban
-
Ustaz Abdul Somad Unggah Foto Bareng Jusuf Kalla, Singgung Soal 'Makar'
-
Review Film Memory: Ketika Liam Neeson Melawan Waktu dan Dirinya Sendiri, Malam Ini di Trans TV
-
Jessica Iskandar Unggah Ulang Konten Tangani Kesurupan, Ucapan 'Bismillah' Dihapus