Suara.com - Nikita Mirzani terus meledek Nindy Ayunda lewat Instagram. Terlebih ketika kasus penyekapan dengan terlapor Nindy ternyata masih berjalan sampai sekarang.
Terbaru, Niki, sapaan akrab Nikita Mirzani, menyinggung kasus penyekapan tak akan berujung laporan jika Nindy orang yang pintar. Nyatanya, kasus itu baru saja naik ke tahap penyidikan dan segera menentukan tersangka.
"Btw Nindy, kalau lu pintar nyekap orang nggak berakhir di kantor polisi dong, berakhir dengan silaturahmi," tulis Nikita Mirzani di Instgram Stories dengan emoji tertawa dikutip Rabu (6/7/2022).
Bukan tanpa alasan Nikita Mirzani membahas soal kepintaran. Ini diduga terkati pernyataan Nindy Ayunda.
"Kalau Nindy Ayunda bilang melawan bodoh dengan diam, karena lu bukan orang pinter, lu orang jahat," ungkap Nikita Mirzani.
Seperti diketahui, selama ini Nindy Ayunda memang diam meski terus diserang Nikita Mirzani.
Tapi Nikita Mirzani justru punya keyakinan sendiri kenapa Nindy Ayunda diam. Asumsinya lagi-lagi bernada ejekan.
"Kalau lu melawan gue emang harus diam karena lu nggak sampe otaknya untuk melawan gue dengan cara yang benar," tulisnya dengan emoji tertawa.
Sebelum ini Nikita Mirzani mengungkapkan rasa bahagianya saat tahu kasus penyekapan yang menjerat Nindy Ayunda naik ke tingkat penyidikan. Niki yakin sekarang Nindy lagi ketakutan.
Baca Juga: Nikita Mirzani Kembali Serang Nindy Ayunda: Elo Orang Jahat!
Nindy Ayunda dilaporkan Rini Diana atas dugaan penyekapan terhadap Sulaiman pada Februari 2021 ke Polda Metro Jaya. Proses hukum kemudian dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Dalam laporan Rini Diana, Nindy Ayunda dikenakan Pasal 333 KUHP tentang Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Orang. Ancamannya 8 tahun penjara.
Sulaiman adalah orang yang pernah bekerja sebagai sopir Nindy Ayunda. Sementara Rini yang melaporkan kasus tersebut merupakan istri dari Sulaiman.
Berita Terkait
-
Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Minta Maaf Tanpa Sebut Nama Ruben Onsu, Sarwendah Disemprot Nikita Mirzani
-
Gugatan PMH ke Reza Gladys Ditolak, Nikita Mirzani Gagal Kantongi Rp244 Miliar
-
Deretan Artis Pernah Rasakan Totok Sirih Ferizka Utami, Kini Ramai Dikecam soal Pijat Bayi
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim