Entertainment / Gosip
Rabu, 26 Oktober 2022 | 18:16 WIB
Kanye West (kanyewestt_official/instagram).

Kanye West pun dibatasi atau ‘restricted’ di Instagram karena melanggar kebijakan aplikasi setelah mengunggah tangkapan layar yang berisi percakapan teks dengan Sean Combs.

Pada tangkapan layar itu, ia mengatakan bahwa ia ingin menjadikan Sean Combs sebagai contoh untuk menunjukkan ke orang Yahudi yang berkata bahwa tidak ada yang bisa mengancam atau mempengaruhi Kanye. American Jewish Committee mengatakan bahwa sikap itu seperti sebuah keserakahan dan kontrol tentang orang Yahudi.

9 Oktober

Melalui akun Twitter, Kanye mengatakan bahwa dia akan melakukan “death con 3 on Jewish people”. Hal ini sepertinya merupakan salah ketik dari kata ‘defcon’.

Kanye mengklaim bahwa ini bukanlah anti-Semitic untuk mengatakan hal tersebut karena orang berkulit hutam adalah orang Yahudi juga. Akunnya pun dikunci oleh Instagram.

10 Oktober

Saat seluruh akunnya dikunci, Kanye West mengunggah dokumenter ke YouTube yang menyajikan cuplikan Kanye menampilkan film porno ke eksekutif Adidas.

11 Oktober

Motherboard Vice menyebarkan cuplikan wawancara Kanye West dengan Carlson. Ia mengatakan istilah Yahudi yang mengacu pada 12 suku Yehuda yang hilang. Orang Yahudi tersebut adalah orang yang dikenal dengan ras kulit hitam yang sebenarnya. 

Baca Juga: 5 Brand yang Depak Kanye West Imbas Pernyataan Anti-Semit: Adidas, Vogue, sampai Balenciaga

Keyakinan tersebut juga dikatakan oleh Anti-Defamation League berasal dari gerakan Black Hebrew Isrealite. Kanye West juga keliru mengatakan Planned Parenthood didirikan untuk mengendalikan populasi Yahudi.

12 Oktober

Talk Show The Shop sengaja tidak menayangkan wawancara dengan Kanye West karena Kanye menggunakan platform tersebut untuk memperbanyak ujaran kebencian dan stereotipe yang berbahaya.

15 Oktober

Beredar episode Drink Champs yang telah dihapus. Dalam video tersebut, Kanye West mengklaim bahwa kematian George Floyd adalah karena fentanil, bukan karena Derek Chauvin yang berlutut di lehernya selama 9 menit. Keluarga Floyd pun berencana menuntut West atas pernyataan tersebut.

17 Oktober

Platform media sosial Parler menyatakan Kanye West membeli platform ini. Kanye West pun mengatakan di dunia dimana opini konservatif menjadi kontroversial, kita harus memastikan bahwa kita punya hak untuk mengekspresikan diri dengan bebas.

17 Oktober

Dalam sebuah wawancara antara Kanye West dengan Chris Cuomo. Kanye berbicara tentang mafia gelap media Yahudi. Ia mengatakan bahwa pernyataan “death con 3” adalah mengacu pada musisi kulit hitam yang menandatangani kontrak dengan label rekaman Yahudi dan label itu mengambil alih kepemilikan. 

Baginya, ini adalah perbudakan modern. Anti-Defamation League mengatakan pernyataannya menggunakan ‘mitos anti-Semit kuno’ tentang adanya kerserakahan dan kekuasaan Yahudi serta kontrol dalam industri hiburan.

19 Oktober

Kanye West yang sempat mengatakan dalam Piers Morgan Uncensored bahwa ia tidak menyesali pernyataan anti-Semitnya. Kemudian ternyata Kanye West meminta maaf kepada orang yang ia sakiti dengan kata ‘death con’ dan juga kepada keluarga yang tidak tahu dengan trauma yang ia alami.

19 Oktober

West pun mengatakan kepada Piers Morgan bahwa Presiden Joe Biden ‘f**king r**arderd’ karena tidak menerima saran dari Elon Musk. Kanye mengatakan ia menggunakan istilah tersebut karena ia memiliki masalah kesehatan mental yakni bipolar.

Demikian penjelasan terkait timeline aksi anti-Semit Kanye West yang bikin didepak dari Adidas.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Load More