Suara.com - Artis India Tunisha Sharma ditemukan tewas gantung diri di lokasi syuting serial televisi Alibaba: Dastaan-e-Kabul, di India.
Tunisha merupakan aktris cantik yang masih muda dengan masa depan di dunia hiburan yang cemerlang. Sebelum ditemukan tewas mengenaskan, Tunisha ternyata pernah berjuang melawan depresi.
Dikutip dari Hindustan Times, mendiang Tunisha mengaku pernah mengalami masalah kecemasan hingga menyebabkan depresi. Tak hanya itu, ia juga harus mengonsumsi obat agar bisa pulih dari masalah kesehatan mental yang ia derita.
Dalam sebuah wawancara yang ia lakukan dengan Indian Times pada Januari 2021 lalu, Tunisha mengatakan bagaimana dirinya telah bekerja sejak kecil karena alasan ekonomi.
Ia kehilangan sang ayah saat dirinya masih belia, tak lama, ia kembali kehilangan orang terdekat seperti sepupu dan neneknya. Hal itu membuat mentalnya hancur dan emosialnya tak stabil.
"Saat itu saya didiagnosis dengan kecemasan dan depresi. Saya ingat ketika saya baru memulai pengobatan, saya berubah menjadi zombie. Saya benci pergi bekerja," kata mendiang Tunisha dulu, ditulis Suara.com, Selasa (27/12/2022).
Bukan hanya itu, Tunisha juga menganggap bahwa media sosial telah memberikan efek negatif untuk kesehatan mentalnya. Terlebih dengan munculnya ujaran kebencian di kolom komentar medsos pribadinya yang banyak ditulis warganet.
"Media sosial juga mulai memengaruhi saya, saya menggantikan seorang pemain dalam sebuah show dan saya mulai mendapat komentar kebencian. Ini merugikan saya," tambah Tunisha.
Tunisha ditemukan tewas di lokasi syuting acara TV Alibaba: Dastaan-e-Kabul pada Sabtu (24/12) lalu. Sehari kemudian, mantan pacar dan lawan mainnya di acara itu, Sheezan Khan ditangkap dengan tuduhan mendorong upaya bunuh diri.
Sheezan diserahkan ke tahanan polisi selama empat hari setelah dihadirkan di pengadilan pada Minggu
Beberapa jam sebelum ditemukan tewas, Tunisha telah memposting gambar dan klip video di Instagram serta Instagram Story yang seolah menggambarkan hidupnya masih baik-baik saja.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Anda juga bisa menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Ada Sisi Humanis Hantu Tanpa Kepala di Film The Bell Panggilan untuk Mati
-
Sinopsis Film Verity, Kolaborasi Panas Anne Hathaway dan Dakota Johnson
-
Sinopsis The Generals: Film Politik Korea Bakal Tayang di Netflix, Dibintangi Ji Chang Wook
-
Panggonan Wingit: Teror Hotel Tua di Semarang yang Mengancam Nyawa, Malam Ini di ANTV
-
Sederet Fakta Terkini Tabrakan Maut KRL Bekasi, Sopir Taksi Green SM Diamankan Polisi
-
5 Seconds of Summer Gelar Konser di Jakarta November Mendatang, Segini Harga Tiketnya
-
Viral Taksi Green SM Serobot Jalur TransJakarta dan Lawan Arah, Tapi Ogah Minta Maaf
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Hengky Kurniawan Incar Jalur Haji Lewat Korea Selatan, Lebih Cepat dan Kuota Banyak
-
Sopir Taksi Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Diduga Tolak Mobilnya Diderek