Suara.com - Kiky Saputri dan Mikha Tambayong menggelar pernikahan di hari yang sama, Sabtu (28/1/2023). Pernikahan mereka pun langsung jadi perbincangan.
Kiky Saputri menikah dengan Muhammad Khairi di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta. Sedangkan Mikha Tambayong dan Deva Mahenra menikah di The Ritz Carlton, Bali.
Pernikahan Kiky Saputri dihadiri oleh seribu undangan, mulai dari rekan-rekan artis hingga para pejabat. Berbeda dengan Mikha Tambayong dan Deva Mahenra yang hanya mengundang keluarga dan sahabat terdekat.
Selain acaranya yang jadi perhatian, sovenir pernikahan mereka juga menjadi sorotan. Seperti apa? Berikut potret adu mewah souvenir pernikahan Kiky Saputri dan Mikha Tambayong yang telah dihimpun dari berbagai sumber.
1. Kiky Saputri mempercayakan salah satu souvenir pernikahannya kepada Anaria Souvenir, sedangkan Mikha Tambayong memilih ROVE untuk menangani cinderamata untuk para tamu undangannya.
2. Kiky menjatuhkan pilihan mereka pada gift set mewah berisi standing mirror dan tempat perhiasan atau jewelry holding, sementara Mikha memilih dompet yang berguna sehari-hari.
3. Dua benda mungil yang diberikan Kiky Saputri dan Muhammad Khairi sebagai salah satu souvenir untuk para tamunya terlihat mewah dengan sentuhan klasik.
4. Sedangkan dompet kartu yang dipilih Mikha Tambayong dan Deva Mahenra terkesan elegan dengan warna abu-abu dan dilengkapi dua slot kartu berukuran standar.
5. Dari unggahan Anaria Souvenir, satu standing mirror yang dipilih untuk souvenir pernikahan Kiky Saputri dan Muhammad Khairi dibanderol dengan harga Rp110 ribu/pcs.
6. Gunakan material kulit berkualitas, belum diketahui berapa harga dompet souvenir pernikahan Mikha dan Deva yang menyematkan inisial nama masing-masing, yakni M dan D yang menyatu.
7. Souvenir Kiky Saputri dan Muhammad Khairi dikemas dalam kotak berwarna coklat, sedangkan dompet kulit pilihan Mikha Tambayong dan Deva Mahenra dikemas eksklusif dengan material bludru.
Itu dia adu mewah souvenir pernikahan Kiky Saputri dan Mikha Tambayong. Kamu lebih suka souvenir pernikahan siapa, guys?
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Sempat Takut 'Beauty is Pain', Mikha Tambayong Temukan Metode Perawatan Wajah yang Nyaman
-
Sempat Simpang Siur, Kiky Saputri Kini Bantah Tuduhan Jadi Buzzer dan Tegaskan Tak Terima Bayaran
-
Kiky Saputri Dikecam karena Candaan Seksis ke Member NCT WISH, Lapor Pak Turun Tangan
-
Rina Nose Ngaku 3 Bulan Tak Ngupil Usai Operasi Hidung, Pilih Lakukan Ini
-
Lepas Imej Kalem, Mawar de Jongh Tampil Beda di Serial Luka, Makan, Cinta
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Bye Kulit Kering! Ini 5 Pilihan Body Wash Mengandung Hyaluronic Acid
-
Rumah Digeledah KPK, Apa Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal WTP Muara Enim?
-
Masuki Tahun ke-10, Seluruh Anggota NCT 127 Resmi Memperpanjang Kontrak
-
Perajin Menjerit! Batik Indonesia Dibajak Vietnam, Merek Lebih Dulu Didaftarkan di Luar Negeri
-
Serum atau Moisturizer Dulu? Panduan untuk Kulit Sehat dan Glowing
-
Beban Usaha Meningkat, DPR Usul Omzet UMKM Bebas Pajak Naik Jadi Rp75 Juta
-
Kakanwil Pastikan Layanan Imigrasi Lebih Dekat untuk Masyarakat Padangsidimpuan
-
Bos BCA Sindir Penemuan Emas 74Kg di Rumah Eks Jampidsus: Kurang Pintar
-
Bro Ron Sindir Keras OTT Bupati Sukoharjo: Mungkin Mau Ikuti Sekjennya
-
Target PLTS 100 GW: Bisakah Bali, NTB, dan NTT Memimpin Transisi Energi Indonesia?