Suara.com - Rival Achmad Labbaika atau Ipay menceritakan awal mula Ian Kasela meminta izin menyanyikan lagu Cinderella bersama Radja. Kata Ipay, peristiwa itu terjadi sekitar tahun 2002 lalu.
"Ian datang menjumpai saya, 'Pay, gue pengin pakai lagu ini, yang Dongeng Cinderella'," ungkap Ipay di kawasan Tendean, Jakarta, Senin (21/8/2023).
Ipay saat itu tidak mengizinkan Ian Kasela menyanyikan lagu Cinderella bersama Radja. Sebab, lagu tersebut sudah ia pakai bersama band bernama Cosmic dan sedang diputar di radio.
"Cosmic waktu itu bikin demo baru. Gue kirim demo itu ke iRadio, secara organik lagu itu tiba-tiba muncul, dipasang oleh iRadio, muncul di chart iRadio," terang Ipay.
"Jadi lagu ini udah publish, bukan lagu ujug-ujug. Makanya, dia dari mana dengar lagu ini? Dia nggak mungkin dengan genjreng-genjrengan gitar aja. Lagu ini ada di chart iRadio, jauh sebelum Radja muncul," sambungnya.
Gagal di usaha pertama, Ian Kasela mencoba berbicara lagi ke Ipay beberapa bulan kemudian. Ia berdalih sudah dimodali seseorang untuk rekaman album, termasuk lagu Cinderella di dalamnya.
"Beberapa bulan kemudian, dia ketemu gue lagi. Dia bilang, 'Pay, ini gue udah mau rekaman, gue udah dimodalin sama orang'," kisah Ipay.
Ipay lagi-lagi menolak permintaan Ian Kasela. Ia baru bersedia melakukan negosiasi kalau yang maju menawarkan kerja sama datang dari perwakilan label musik Radja.
"Gue bilang gini 'Ian, kalo lo mau, yang berkontrak sama gue itu bukan lo. Lo bikin draft kontrak dari label lo, kasih ke gue. Kalau gue setuju, atur waktu. Nanti gue ketemu sama publishernya dan gue tanda tangan. Kalau nggak, ya nggak usah lah kita berkontrak’," terang Ipay.
Setelahnya, tak ada kabar lagi dari Ian Kasela. Ipay pun sudah melanjutkan karier untuk bekerja di salah satu televisi lokal di Sulawesi.
"Lepas itu, kemudian nggak ada kabar. Gue kerja di satu televisi lokal di Sulawesi," papar Ipay.
Sampai di 2004, Ipay mengetahui lagu Cinderella dibawakan Radja di televisi. Ian Kasela ternyata memasukkan lagu Cinderella ke album Radja di 2003.
"Tiba-tiba, lagu itu keluar. Kira-kira kalau itu terjadi dengan kalian, gimana? Biasa aja?," ucap Ipay.
Berita Terkait
-
Ian Kasela Klarifikasi soal Ucapan Didepak Anji dari AKSI
-
Ian Kasela Ngaku Kantongi Izin Ambil Alih Hak Cipta Lagu Cinderella, Ipay: Saya Gak Pernah Tanda Tangan!
-
Ngotot Radja Gunakan Lagu Cinderella Tanpa Izinnya, Ipay Tak Gentar Diperiksa Polisi
-
Bantah Curi Lagu Cinderella dari Ipay, Ian Kasela Vokalis Radja: Orang Gila Kali!
-
Vokalis Radja Sentil Anji Terkait Sengketa Lagu Cinderella: Kenapa Orang Mabuk Dikasih Ruang?
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah Raisa dan Hamish Daud Rujuk?
-
Anji Dampingi Ibu hingga Detik-Detik Terakhir
-
Baru Cerai dari Suami Kedua, Faby Marcelia Pamer Pasangan Baru di Momen Lebaran
-
Fuji Ngumpet Ambil Vape di Marapthon Reza Arap, Banyak yang Menebak-nebak Alasannya
-
Tubuh Lebam-Lebam Saat Syuting Aku Harus Mati, Amara Sophie Curiga 'Ketempelan'
-
Adhisty Zara Cabut dari Sinetron, Sentilan Amanda Manopo Soal Alur 'Ngawur' Viral Lagi
-
Pesugihan Memang Nyata! Kisah Horor 'Aku Harus Mati' Bongkar Teror di Panti Asuhan
-
Sinopsis Film Korea A Melody To Remember, saat Musik dapat Menyembuhkan Luka
-
Ibu Anji Meninggal Dunia Malam Ini
-
Masa Hiatus Berakhir, Seringai Lempar Lagu Baru dengan 2 Gitaris Anyar