Sosok artis ternama Tanah Air, Wulan Guritno belakangan ini tengah menjadi perbincangan masyarakat karena diduga terlibat dalam kasus promosi judi online.
Berdasarkan hasil penelusuran kepolisian, Wulan Guritno diduga mempromosikan laman situs judi online melalui sebuah video di tahun 2020 lalu. Sampai kini, situs judi online tersebut tercatat berstatus aktif.
“Terkait masalah artis WG ya, setelah ditelusuri itu dibuat tahun 2020. Untuk website-nya sampai saat ini masih ada,” ujar Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar.
Didapuk jadi duta anti-judi online
Dari kasus tersebut, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi justru memiliki keinginan agar Wulan Guritno dijadikan sebagai duta anti-judi online. Ia menyebut Wulan Guritno tidak mengetahui bahwa laman yang ia promosikan merupakan lapak judi online.
Sebaliknya, menurut Budi, Wulan Guritno mengira laman yang ia promosikan adalah game.
“Begini lho, nanti kan sedang ditanyain polisi, tunggu saja. Nanti polisi kita mau ya Beliau (Wulan) justru jadi duta anti judi online” ujar Budi.
“Ini bukan soal satu artis ya, semuanya, selebgram, artis. Dia mengiklankan di situsnya dia, dia IG-nya dia soal promosi judi online, ya begitu, sekarang dia berurusan dengan APH (aparat penegak hukum,” lanjutnya.
Beda nasib, selebgram lokal ditangkap polisi
Baca Juga: 26 Artis yang Dilaporkan Terlibat Promosi Judi Online, Termasuk Wulan Guritno
Berbeda dengan Wulan Guritno, nasib pahit harus dialami oleh tujuh selebgram di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Mereka langsung diamankan oleh polisi karena dugaan promosi judi online melalui akun media sosialnya. Adapun satu dari tujuh selebgram tersebut masih berstatus mahasiswa.
“Yang kita amankan ada tujuh orang, modusnya adalah menawarkan (perjudian) di Instagram mereka,” ujar Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono.
Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono menjelaskan pelaku mendapatkan pesan langsung dari orang tak dikenal untuk mempromosikan judi online dengan bayaran Rp 1 juta - Rp 2 juta per bulan.
Tak hanya di Ngawi, Jawa Timur, empat remaja di Kabupaten Pandeglang, Banten, juga ditangkap oleh polisi karena kasus yang sama, mempromosikan judi online.
Adapun imbalan yang mereka terima dari pelaku dalam mempromosikan judi online diketahui sebesar Rp 1 juta - Rp 4 juta per bulannya.
Baik itu tersangka di Ngawi ataupun tersangka di Pandeglang, mereka dikenakan Pasal 27 ayat 2 jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang (UU) Republik Indonesia (RI) Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman 6 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Wulan Guritno, Deretan Artis Ini Juga Jadi Duta Usai Ciptakan Kontroversi
-
Duta Trending di Twitter, Apa Artinya? Wulan Guritno dan Oklin Fia Terseret
-
26 Artis yang Dilaporkan Terlibat Promosi Judi Online, Termasuk Wulan Guritno
-
5 Sumber Kekayaan Wulan Guritno, Disebut Promosikan Judi Online
-
Wulan Guritno Mau Jadi Duta Anti Judi Online, Padahal Selebgram Daerah Ditangkap: Termasuk Beauty Privilege?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rincian Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral, Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta
-
Ajak Main Film Terbarunya, Baim Wong Jawab Tudingan Eksploitasi Penyandang Down Syndrome
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Mualaf Center Indonesia Bantah Terlibat
-
Drama Richard Lee vs Doktif Memanas, Saling Tuding Soal Penistaan Agama hingga Dugaan TPPU Mengemuka
-
Tanpa Babibu, Tiba-Tiba Banget Hellcrust Balik Lagi Lepas Singel Baru
-
Viral Siswi SD di Palembang Jadi Korban Rudapaksa, Alami Kondisi Serius hingga Jalani Operasi
-
Panen Kritikan, Paket Retur COD Diduga Diperjualbelikan Murah Meriah di Jepara
-
Saingi Rudy Mas'ud, Gubernur Sumsel Sewa Helikopter Rp4 Miliar
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
-
Vanesha Prescilla Debut Horor Psikologis di Jepang lewat Film The Scarecrow Valley