Suara.com - Otto Hasibuan akan melakukan upaya hukum lainnya untuk membebaskan Jessica Wongso, meskipun sudah pernah mengajukan peninjauan kembali (PK) dan ditolak Mahkamah Agung (MA).
Namun, Otto Hasibuan tidak akan balas dendam dengan pihak-pihak yang terlibat dalam kasus Kopi Sianida, bila nantinya Jessica Wongso berhasil dibebaskan karena tak bersalah.
"Saya tidak akan berpikir tentang siapa yang harus bertanggung jawab. Karena, kalau kita hidup selalu balas dendam nggak berkesudahan bangsa ini," kata Otto Hasibuan dalam podcast dr Richard Lee, Minggu (15/10/2023).
Menurutnya, hidup penuh balas dendam justru tak akan menyelesaikan apa pun. Bahkan, Otto Hasibuan juga akan meminta Jessica Wongso untuk tidak menuntut apapun lagi benar dibebaskan.
"Iya (pasti heboh) tapi saya nggak perlu menyalahkan hakim, menyalahkan pengadilan, jaksa, polisi nggak. Saya juga akan bilang sama Jessica, jangan menuntut apa-apa," ujar Otto Hasibuan.
Otto Hasibuan beranggapan bahwa mendapat keadilan dari kasus Kopi Sianida adalah sebuah anugerah Tuhan untuk Jessica Wongso yang sudah lebih dari cukup.
Otto Hasibuan hanya ingin para penegak hukum tak lagi menghukum orang yang tak bersalah, bila Jessica Wongso dibebaskan.
"Keadilan tercapai itu adalah anugerah Tuhan, sudah cukup buat kita dan yang penting jangan terulang seperti itu lagi," ujarnya.
Otto Hasibuan juga mempercayai bahwa setiap manusia pasti pernah berbuat salah. Namun, mertua Jessica Mila ini juga yakin bahwa masyarakat pasti akan kembali percaya terhadap institusi penegak hukum, bila mau mengakui kesalahannya dan membebaskan yang memang tak salah.
Baca Juga: Aaliyah Massaid Tepergok Panggil Thariq Halilintar Sayang: Suaranya Lembut Banget
"Nggak boleh yang salah dihukum, itu mendzolimi," katanya.
Berita Terkait
-
Akui Jessica Wongso Tak ke Cafe Olivier 3 Hari Sebelum Kejadian, Intregitas Prof Eddy Mulai Diragukan Publik
-
Bukan Diracun, Sosok Ini Klaim Istri Kedua Ayah Mirna Meninggal karena Serangan Jantung
-
Otto Hasibuan Puas, Akhirnya Prof Eddy Akui Sendiri Kalau Tidak Ada Kasus Bila Tak Ada Autopsi
-
Jessica Wongso Diminta Setop Wawancara di Film Dokumenter, Prof Eddy: Dia Melanggar
-
Pakar Telematika Yakin Video CCTV Jessica Wongso Garuk Paha Hasil Rekayasa, Prof Eddy Disebut Lagi Panik
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
PK Entertainment Siapkan Konser ENHYPEN, BOYNEXTDOOR dan Kejutan Bintang K-Pop Besar di Indonesia
-
Kata Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak, Hotman Paris: Pikir Lagi, Apa Anda Cocok Jadi Menteri?
-
Kasus Richard Lee Segera Disidangkan
-
Sule Bantah Kabar Kasar ke Tim Kreatif Ini Talkshow: Demi Allah, Saya Gak Pernah Lempar Skrip
-
Sinopsis To Catch a Killer: Menguak Sniper Misterius, Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini
-
5 Rekomendasi Film Tentang Kesepian Terbaik Selain Train Dreams
-
Term Life: Ketika Nyawa Menjadi Taruhan demi Warisan untuk Sang Putri, Malam Ini di Trans TV
-
Istri Difitnah Jadi Buzzer Pemerintah, Emosi Denny Sumargo Meledak
-
Disomasi Ratu Sofya Anaknya Sendiri, Sang Ibu Nangis-Nangis Minta Putrinya Pulang
-
Adrian Khalif Rilis '2001x': Lagu Buat Kamu yang Hobi Berantem tapi Enggak Bisa Pisah