Suara.com - Pemain Chandler Bing di sinetron komedi (sitkom) Friends, Matthew Perry, meninggal dunia di rumahnya di Los Angeles, California, pada Sabtu (28/10/2029).
Menurut laporan TMZ, Matthew Perry ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tenggelam di bak mandi air panas atau jacuzzi.
Matthew Perry diduga meninggal karena serangan jantung karena polisi tidak menemukan kejanggalan di rumahnya, seperti bekas narkoba atau lainnya.
Hingga kini, pihak keluarga Matthew Perry belum memberi respons apapun ke publik.
Untuk mengingat kembali sang aktor, berikut profil lengkap Matthew Perry.
Matthew Perry meninggal di usia 54 tahun. Ia lahir di Williamstown, Massachusetts, pada 19 Agustus 1969 dan dibesarkan di Ottawa, Kanada.
Ibunya adalah Suzanne Morrison, seorang jurnalis dan sekretaris pers mantan Perdana Menteri Kanada Pierre Trudeau.
Ayahnya, John Bennett Perry, merupakan aktor dan model. Ayah tirinya, Keith Morrison juga seorang wartawan.
Saat masih remaja, Matthew Perry pindah ke Los Angeles dan memulai kariernya sebagai aktor. Sebelum bermain di Friends, ia pernah memerankan Chazz Russell di Boys Will Be Boys.
Baca Juga: Mau Makan Satu Meja, Adab Gibran Rakabuming Temui Wartawan Tuai Atensi
Namun, namanya menjadi populer saat memerankan Chandler Bing yang fobia komitmen dan selalu sarkastik di Friends. Ia sempat mendapat nominasi Emmy pada 2002.
Di balik layar, Matthew Perry sempat menjadi pecandu dan berusaha lepas dengan berobat pada 1997 dan 2001. Akibat kebiasaannya, ia tidak bisa mengingat 3 tahun pengalamannya saat syuting Friends.
Kecanduannya terjadi setelah ia mengalami kecelakaann jet ski pada 1997. Saat itu dokter memberi resep obat Vicodin. Namun, Mathhew Perry justru menyalahgunakannya dengan alkohol.
Matthew Perry juga pernah divonis peluang hidupnya hanya 2 persen ketika ia dirawat karena usus besarnya pecah akibat penggunaan obat pereda nyeri OxyContin. Setelah kejadian ini, ia koma selama dua minggu.
Berita Terkait
-
Matthew Perry Meninggal Dunia Diduga Akibat Serangan Jantung
-
Matthew Perry Bintang Serial Friends Meninggal Dunia dalam Keadaan Tenggelam di Bak Mandi
-
Jadi Protektif Setelah Ibunya Kena Serangan Jantung, Oki Setiana Dewi: Saya Nggak Mau Terjadi Seperti Papa
-
Sudah 5 Hari Dirawat di ICU Usai Pulang Haji, Keadaan Ibu Oki Setiana Dewi Masih Mengkhawatirkan
-
Ibu Oki Setiana Dewi Selamat dari Serangan Jantung, Dokter Sebut Kasus yang Langka
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
6 Fakta Film Taj Mahal: An Eternal Love Story, Kembali Tayang di Bioskop untuk Rayakan Valentine
-
Sentil Toxic Relationship, Awdella Rilis Aku Juga Manusia: Jangan Sampai Kehilangan Diri Sendiri
-
Selain Wakaf Alquran, Taqy Malik Pernah Dicari Polisi Arab Saudi Gara-Gara Jual Sedekah Makanan
-
Imbas Taqy Malik Salurkan Wakaf Ribuan Alquran, Pekerja di Tanah Suci Bisa Terancam Dideportasi
-
Salurkan Wakaf Alquran di Tanah Suci, Taqy Malik Diingatkan Teman Berisiko Dipenjara
-
Jule Mendadak Jadi Pahlwan di Perang Knetz vs SEAblings
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Climax, Drakor Comeback Ha Ji Won Setelah 4 Tahun Bareng Ju Ji Hoon
-
Sinopsis 5 Film di Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini, Masih Didominasi Horor
-
Sinopsis Film Something Very Bad Is Going to Happen: Teror Salah Menikah
-
Bawa Gen Alpha ke Surabaya Era 60-an, Film Na Willa Janjikan Keajaiban Lewat Kacamata Bocah 6 Tahun