Suara.com - Selebgram Rea Wiradinata membuat pengakuan mengejutkan. Bagaimana tidak, dia mengaku menjadi korban rekayasa hukum.
Kejadian bermula ketika Rea Wiradinata digugat oleh Arif Budiman di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat terkait kasus Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).
Rea Wiradinata dianggap tidak bisa mengembalikan uang titipan dari pengacara Noverizky Tri Putra Pasaribu dan timnya sebesar Rp 2 miliar.
Padahal, Rea Wiradinata menyebut uang tersebut dari rekan bisnisnya di Malaysia yang dititipkan kepada pengacara Noverizky Tri Putra Pasaribu untuk dirinya.
Rekan bisnisnya itu mengirimkan uang Rp 6,4 miliar sebagai modal melalui pengacaranya. Tapi Rea Wiradinata cuma menerima Rp 2 miliar dengan dalih dana titipan.
Tak terima atas kejadian ini, Rea Wiradinata lantas memutuskan lapor polisi. Laporannya itu malah disambut gugatan balik.
“Dia (Noverizky) baru balikin Rp 2 miliar. Saya laporin ke Polda bulan Juli. Mereka malah balik lapor ke Polda Metro Jaya, dan saya juga digugat PKPU oleh seseorang bernama Arif Budiman di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat," beber Rea Wiradinata kepada awak media baru-baru ini.
"Arif Budiman merupakan staf Noverizky di Oktarina Lawfirm. Saya merasa dijebak dengan apa yang Noverizky lakukan karena awalnya saya percaya Noverizky sebagai kuasa hukum rekan bisnis saya,” sambungnya lagi.
Beruntung dia menyebut gugatan PKPU mereka ditolak oleh Majelis Hakim.
Baca Juga: Selebgram Regi Nazlah Dituding Selingkuh dengan Sopir, Sempat Minta Dibelikan Kalung Jutaan Rupiah
“Permohonan PKPU itu ditolak," ungkapnya.
"Ditolaknya permohonan PKPU tersebut membuktikan memang tidak ada perjanjian utang piutang antara saya atau mitra bisnis saya di Malaysia dengan Noverizky, mantan pengacara," imbuhnya.
Meskipun kasus PKPU selesai, Rea Wiradinata tetap melaporkan Noverizky Tri Putra Pasaribu ke polisi. Kini kasusnya pun masih dalam tahap penyelidikan pihak berwajib.
Berita Terkait
-
Selebgram Regi Nazlah Dituding Selingkuh dengan Sopir, Sempat Minta Dibelikan Kalung Jutaan Rupiah
-
Selebgram Semarang Menaruh Bayi di Kloset Hotel Hingga Tewas dan Dibuang di Bandara, Ternyata Ini Motifnya
-
4 Akun Media Sosial Zhafira Devi, Selebgram Semarang Buang Bayi yang Dikecam Netizen
-
Selebgram Semarang Zhafira Devi Buang Bayi di Bandara, Psikolog Singgung Pentingnya Keberadaan Support System
-
Profil Ega Gemoy, Selebgram Kalimantan Meninggal Dunia karena Kecelakaan Ternyata Punya Resto
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
Terkini
-
Ameera Khan Eks Jefri Nichol Blak-blakan Rasanya Pacari Pria Indonesia
-
Polisi Bersikap atas Kasus Dugaan Pelecehaan Mohan Hazian
-
Jelang Ramadan, Terry Putri Harus Pisah Ranjang dengan Suami
-
Sudah Akui Ressa Rossano Anak, Denada Tetap Digugat Rp7 Miliar, Ternyata Ada 3 Penyebabnya
-
Bobon Santoso Tegaskan Pamit dari YouTube Bukan Gimmick, Ungkap Biaya Konten Terlalu Besar
-
Masuk RS, Ayu Ting Ting Banjir Doa: Cepat Sembuh Tulang Punggung Keluarga
-
Sudah Diakui Anak, Ressa Rizky Rossano Masih Panggil Denada 'Mba': Ada Rasa Canggung
-
Awal Mula 'Perang' Knetz dan Netizen Indonesia yang Trending di X, Nama Baskara Mahendra Terseret
-
Deretan Artis yang Umumkan Kehamilan dan Kelahiran di Awal 2026
-
Usai Virgoun, Giliran Mawa yang Bongkar Kebohongan Inara Rusli dan Insanul Fahmi yang Disembunyikan