Suara.com - Saipul Jamil menceritakan ulang penyebab dirinya berteriak histeris saat diamankan penyidik Polsek Tambora bersamaan dengan penangkapan sang asisten. Ia berdalih tak tahu kalau saat itu diikuti petugas kepolisian.
“Demi Allah, saya tidak merasa bikin kejahatan, saya Insya Allah bersih,” ungkap Saipul Jamil di Mapolsek Tambora, Jakarta Barat, Senin (8/1/2024).
Seingat Saipul Jamil, mobil yang saat itu ia tumpangi bersama sang asisten tiba-tiba digedor oleh rombongan pengendara motor. Lelaki yang biasa disapa Bang Ipul langsung berasumsi bahwa saat itu dia jadi target pelaku kejahatan.
“Tiba-tiba ada yang datang dan mengaku polisi. Udah gitu, gedor mobilnya juga keras. Saya pikir, ‘Begal nih’. Kan nggak cuma satu motor, ada tiga kalau nggak salah,” kisah Saipul Jamil.
“Makanya saya udah pasrah sampai sujud-sujud minta tolong ke warga di situ kan. Eh, bukannya ditolong malah ditontonin doang,” sambungnya seraya tertawa.
Saipul Jamil baru percaya bahwa dia diamankan petugas kepolisian setelah sampai di depan gerbang masuk Mapolsek Tambora. Sebab saat penyidik bertugas melakukan penangkapan, tidak ada satu pun dari mereka yang memakai seragam.
“Jadi saya malah seneng begitu saya dibawa sampai depan itu, yang ada tulisannya Polsek Tambora. Berarti bener, emang yang bawa saya polisi. Asli, saya pikir itu begal,” jelas Saipul Jamil.
Saipul Jamil pribadi tak mau memperpanjang kesalahpahaman dengan penyidik Polsek Tambora. Ia langsung menyampaikan permintaan maaf dan sudah disambut baik oleh mereka.
“Saya minta maaf ke temen-temen anggota Polsek Tambora karena sudah berburuk sangka. Ya kemarin kami sudah saling memaafkan atas kekeliruan ini,” ucap Saipul Jamil.
Baca Juga: Tes Urine Negatif, tetapi Saipul Jamil hingga Kini Masih Ditahan di Polsek Tambora
Sebagaimana diketahui, Saipul Jamil diamankan penyidik Polsek Tambora pada 5 Januari 2024 lalu. Video penangkapan Saipul yang berlangsung dramatis di kawasan Daan Mogot, Jakarta tersebar di media sosial dan langsung viral di kalangan masyarakat.
Usai video beredar, Polsek Tambora meluruskan informasi penangkapan Saipul Jamil. Mantan suami Dewi Perssik cuma ikut diamankan saat penyidik menangkap sang asisten, yang jadi target operasi sesungguhnya.
“Kebetulan kami tadi melakukan pengamanan terhadap seseorang, ternyata di situ juga ada Saipul Jamil,” jelas Kapolsek Tambora, Kompol Donny Agung Harvida saat dikonfirmasi.
Hasil tes urine Saipul Jamil pun dinyatakan negatif narkoba. Hanya sang asisten saja yang urinenya mengandung zat narkotika, dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.
“Saipul ini kami cek urine, hasilnya negatif. Asistennya saja yang positif,” papar Donny Agung Harvida.
Hanya saja, kepulangan Saipul Jamil tertunda sampai hari ini karena menunggu hasil uji laboratorium rambutnya. Butuh waktu sekitar 3 sampai 7 hari untuk hasil uji laboratorium dapat diumumkan.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Sinopsis Kala, Film Joko Anwar yang Bikin Manoj Punjabi Rugi Miliaran Rupiah
-
Segera Tayang! Sinopsis Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
-
Baru Bebas, Doni Salmanan Dipastikan Berpenghasilan Rp150 Juta per Bulan
-
Review Film Yohanna, Kisah Krisis Iman dan Kemanusiaan yang Gagal Mengguncang Perasaan
-
Sinopsis Film Sarahs Oil: Dari Kemiskinan ke Jutaan Dolar, Kisah Nyata yang Menginspirasi
-
Menantea Pamit Total April 2026, Jerome Polin Bongkar Skandal Penipuan Internal Tembus Rp38 Miliar
-
Denise Chariesta Ungkap Anaknya Jadi Sasaran Hujatan, Sudah Terjadi Sejak Dalam Kandungan
-
Tak Langsung Punya Lagu, 5 Musisi Dunia Awali Karier Lewat Cover Lagu
-
Enda Ungu Murka! Netizen Komentar Jorok ke Anak, Langsung Ancam ke Jalur Hukum