Suara.com - Konser Ahmad Dhani di Surabaya bertajuk Gaspol 1 Putaran Prabowo Gibran mendapat teguran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Ahmad Dhani diketahui menggelar konser bareng Dewa 19 featuring Ello, T.R.I.A.D, dan Dul Jaelani di Jatim Expo, Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (3/2/2024).
Sayangnya Ahmad Dhani yang merupakan Caleg DPR RI Partai Gerindra dapil Jatim 1 tidak mengindahkan imbauan Bawaslu sehingga konsernya dibubarkan. Namun Ahmad Dhani membantah konsernya dibubarkan Bawaslu.
Penasaran seperti apa fakta konser Ahmad Dhani yang diduga dibubarkan Bawaslu? Berikut ulasannya.
1. Viral Video Ketua Bawaslu Naik Panggung
Konser Gaspol 1 Putaran Prabowo Gibran yang menghadirkan Ahmad Dhani cs membuat Ketua Bawaslu Surabaya turun tangan.
Dalam video yang beredar, Novli Bernado Thyssen selaku Ketua Bawaslu Surabaya terlihat menaiki panggung untuk menjelaskan bahwa konser Ahmad Dhani itu termasuk pelanggaran kampanye paslon nomor urut 2 Prabowo Gibran.
2. Alasan Ketua Bawaslu Bubarkan Konser Ahmad Dhani
Novli Bernado Thyssen membenarkan kejadian dalam video yang memperlihatkan dirinya menghentikan konser Ahmad Dhani.
Baca Juga: Aksinya Bayar Royalti ke Ahmad Dhani Senilai Rp 15 Juta Viral, Judika Bilang Begini
Menurut Novli Bernado Thyssen, tanggal 3 Februari 2024 seharusnya merupakan jadwal kampanye paslon nomor urut 1 Anies-Muhaimin di Surabaya.
Sebelum acara digelar, Bawaslu telah mengirimkan surat imbauan kepada panitia, tetapi tidak dihiraukan.
Konser Ahmad Dhani disebut berpotensi melanggar Pasal 49 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.
3. Ahmad Dhani Bantah Kampanye
Pada Selasa (6/2/2024), Ahmad Dhani menuliskan klarifikasi terkait pemberitaan konsernya dibubarkan Bawaslu. Suami Mulan Jameela tersebut menegaskan apabila semuanya hoax.
Ahmad Dhani mengungkap apabila bukan dirinya sendiri yang konser, melainkan bersama Dewa19. Mereka bahkan dibayar secara profesional.
Berita Terkait
-
Aksinya Bayar Royalti ke Ahmad Dhani Senilai Rp 15 Juta Viral, Judika Bilang Begini
-
Ahmad Dhani Pamer Bukti Transfer Judika, Terungkap 1 Lagu Dibawakan Harganya Segini
-
Ahmad Dhani Bingung Anak-Anaknya Belum Ada yang Menikah: Padahal Saya Suka Menikah
-
Ahmad Dhani Ancam Polisikan EO yang Tampilkan Lagu Komposer AKSI Tanpa Izin
-
WAMI Cuma Kumpulkan Rp900 Juta dalam Setahun, Ahmad Dhani Tuding Ada Maling Royalti
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Alibi Ashari Cabuli Santriwati: Sebut Korban Penuh Dengki dan Harus Diobati dengan Tidur Bareng
-
Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
-
Film Pesta Babi Tentang Apa? Pemutarannya Dibubarkan Kampus Unram Bikin Mahasiswa Geram
-
Dari YouTube ke Layar Lebar, Sara Wijayanto Angkat Kisah Horor 'Cerita Lila' ke Bioskop
-
Yuni Shara Rayakan 35 Tahun Berkarya Lewat Konser Megah 3553 Concert di Surabaya
-
Melanie Subono Geram Ashari Ngaku Khilaf Cabuli Puluhan Santriwati: Itu Namanya Niat!
-
Pro Kontra Foto Anniversary Luna Maya dan Maxime Bouttier: Nilai Seni vs Menyimpang
-
Ashari Kiai Cabul Pati Sogok Korban Agar Cabut Laporan, Ditolak sampai Berujung Ancaman
-
Selamat Jalan Legenda, James F. Sundah Pencipta Lagu Lilin Lilin Kecil Meninggal di New York
-
Tolong Carikan Kerja untuk Wanita Ini: Dia Dipecat Gara-Gara Tolak Ajakan Mesum Bosnya