Suara.com - Pemilu 2024 diramaikan oleh beberapa komedian tanah air yang mencoba peruntungan untuk menjadi seorang anggota dewan.
Beberapa diantaranya adalah para komedian tanah air. Komeng menjadi salah satu artis yang diprediksi bakal lolos sebagai anggota dewan.
Dia meraih jutaan suara seperti dikutip di real count DPD RI di wilayah Jawa Barat.
Namun nasib berbeda dirasakan oleh beberapa komedian tanah air. Mereka diprediksi bakal gagal untuk lolos sebagai anggota dewan di Senayan nanti. Walau meraih ribuan suara mereka gagal karena bersaing dengan politisi lainnya. Bahkan karena partainya sampai hari ini belum mencapai 4 persen suara.
Lantas siapa saja komedian yang diprediksi gagal menjadi anggota dewan di Pemilu 2024? Berikut ulasannya.
Dede Sunandar yang maju dari Partai Perindo sebagai calon legislatif DPDR Kabupaten/Kota Dapil Jawa Barat Kota Bekasi V, memperoleh suara yang paling sedikit. Hingga Selasa (20/2/2034) pukul 07.00 WIB dia hanya meraih Partai Perindo, 73 suara.
Hal ini tentunya membuat lelaki bertubuh kurus itu sulit untuk menuju ke Senayan sebagai anggota dewan.
2. Denny Cagur
Denny Cagur maju sebagai caleg PDIP dapil Jawa Barat II. Berdasarkan perhitungan real KPU per Selasa (20/2/2024), raihan suaranya baru mengumpulkan 17.101 suara.
Baca Juga: Cuma Cari Modal Beli Beras Buat Pesantren, Opie Kumis Legowo Bila Gagal Jadi Anggota DPRD
Saat ini posisinya berada diurutan ke-2. Dia hanya kalah dari Hengky Kurniawan dengan jumlah suara 17.688
3. Narji
Narji yang namanya tercatat di kertas suara dengan nama H. Sunarji maju sebagai caleg dari PKS dapil Jawa Tengah X.
Dari catatan Berdasarkan perhitungan real KPU per Selasa (20/2/2024), lelaki beristrikan pramugari itu sudah mengumpulkan suara sebesar 10.574 berdasarkan perhitungan real KPU per Selasa (20/2/2024).
Jumlah itu juga menempatkannya sebagai caleg PKS dapil Jateng X dengan suara terbanyak kedua. dia kalah dari politis Rizal Bawazier di posisi teratas dengan 26.413 suara.
4. Bedu
Berita Terkait
-
Cuma Cari Modal Beli Beras Buat Pesantren, Opie Kumis Legowo Bila Gagal Jadi Anggota DPRD
-
Dede Sunandar Cuma Dapat 10 Suara, Padahal Jual 2 Mobil Demi Modal Nyaleg di Pemilu 2024
-
Bak Bumi dan Langit dengan Komeng, Dede Sunandar di Pemilu 2024 Cuma Raup 10 Suara
-
Nagita Slavina Tolak Makan di Rumah Dede Sunandar, Giliran Raffi Ahmad Terang-terangan Sebut Istrinya Sombong
-
Dede Sunandar Ungkap Kondisi Terkini Putranya yang Idap Sindrom Williams
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Anggota DPRD Medan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pengeroyokan
-
Memanas! Tiga Anggota DPRD Kota Madiun Walk Out dari Paripurna KUA-PPAS 2027
-
Belanja Auto Dicap Boros? Perempuan dan Dilema Nikmati Hasil Kerja Sendiri
-
Mitsubishi Xforce Apakah Pakai Sunroof? Ini Perbandingannya dengan Versi Lawas
-
Jelang Lawan Vietnam, Media Tetangga Sindir Timnas Indonesia dengan Bendera Belanda dan Australia
-
Tawarkan Bunga Ringan, Penyaluran KUR Perumahan dan FLPP BRI Dominasi Kuota Nasional
-
Tegas! 17 SPPG di DIY Ditutup, Buntut Kasus Keracunan hingga Masalah Izin
-
Klaim Dikriminalisasi Febrie Adriansyah Dipertanyakan, Jangan Semua Tersangka Mengaku Jadi Korban
-
Akhirnya PWI Resmi Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
-
Anggota DPRD DKI Bongkar Dugaan Praktik Culas Trayek Mikrotrans: Saya Pernah Ditawari Rp4 Miliar