Suara.com - Kasus pembunuhan Vina yang viral pada 2016 lalu kembali disorot menyusul dirilisnya film layar lebar berjudul Vina: Sebelum 7 Hari.
Film arahan sutradara Anggy Umbara ini memang diangkat dari kasus pembunuhan Vina dan kekasihnya, Eki yang terjadi di Cirebon.
Awalnya kematian Vina dan Eki diduga karena kecelakaan lalu lintas. Namun ada beberapa kejanggalan yang berujung pada fakta bahwa mereka dibunuh secara sadis.
Sebelum nyawanya direnggut, Vina lebih dulu diperkosa bergilir oleh para pelaku. Delapan orang pelakunya sudah diamankan dan mendapat vonis hukuman.
Namun kasus pembunuhan Vina belum sepenuhnya selesai. Masih ada tabir yang belum terungkap, memunculkan sederet fakta baru tentang kasus ini.
Lantas apa saja fakta terbaru kasus pembunuhan Vina yang kembali disorot berkat viralnya film Vina: Sebelum 7 Hari? Simak ulasannya di bawah ini.
1. Tiga Pelaku Masih Buron
Ada total 11 pelaku dalam kasus pembunuhan Vina. Delapan sudah diadili, sementara tiga pelaku lain hingga kini belum tertangkap alias masih buron.
Meski kejadiannya sudah lama berlalu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Pol Surawan menegaskan pihaknya masih berusaha menangkap ketiga pelaku.
2. Identitas Ketiga Pelaku
Tiga pelaku pembunuhan Vina yang berstatus sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buron adalah Andi (31), Dani (28) dan Egi alias Perong (30).
Surawan memastikan upaya pengejaran ketiga buron masih terus dilakukan agar mereka cepat tertangkap.
3. Otak Pembunuhan Vina Bukan Anak Polisi
Beredar spekulasi bahwa salah satu buron, Egi merupakan anak dari petinggi polisi sehingga kasus pembunuhan Vina tak bisa ditangani dengan baik.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Jules Abraham Abast menegaskan bahwa spekulasi tersebut tidak benar. Hingga kini tidak ada bukti bahwa Egi memiliki hubungan dengan anggota kepolisian.
Berita Terkait
-
Ayah Eki Pacar Vina Nangis Sesenggukan Saat Klarifikasi: Saya Tidak Diam, Selama 8 Tahun Saya Sabar
-
Alasan Keluarga Mau Peristiwa Kematian Vina Dijadikan Film, Bukan Karena Uang
-
Film Vina: Sebelum 7 Hari Sempat Diminta Tak Lanjutkan Syuting Demi Jaga Citra Polisi
-
Sentil Sahabat Vina Cirebon, Wirang Birawa Diduga Spill Curhatan Salah Satu Pembunuh yang Buron
-
Hotman Paris Sampai Turun Tangan di Kasus Pembunuhan Vina, Langsung Colek Kapolda Jawa Barat
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Rekam Jejak Gus Idris Malang yang Dituding Lecehkan Talent, Terkenal Suka Bikin Konten Kontroversial
-
Penghulu KUA Viral Pakai 3 Bahasa Lulusan Apa? Ini Riwayat Pendidikan Muhammad Zidni Ilmi
-
Boiyen Kecewa Suami Tak Jujur Terjerat Kasus Penggelapan, Faktor Utama Gugat Cerai
-
6 Potret Mesra Angel Karamoy dan Gusti Ega, Heboh Kabar Hadiah Helikopter
-
Sule Buka Luka Lama Gegera Teddy Pardiyana Minta Warisan: Istri Orang Diambil, Sekarang Harta
-
Helai Kenang: Saat Kerinduan pada Barli Asmara Menjelma Menjadi Karya di Garis Poetih 2026
-
Mulai Hari Ini, Tiket Film Esok Tanpa Ibu Diskon Beli 1 Gratis 1 di m.tix
-
Dituding Tak Nafkahi Anak, Ressa Rizky Ancam Kuliti Dini Kurnia, Hak Asuh Bisa Berbalik Arah
-
Viral Cerita Korban Dugaan Pelecehan Seksual Gus Idris Malang, Modus Konten Sumpah Pocong
-
Chemistry Kelewat Natural, Tatjana Saphira dan Fadi Alaydrus Dicurigai Cinlok