Suara.com - Komika Kiky Saputri dihujat netizen saat mengkritik kebijakan pemerintah mengenai Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera.
Banyak netizen mengaitkan kritik Kiky Saputri itu dengan pilihan politiknya di Pilpres 2024. Warganet mengatakan, program ini akan tetap diterapkan di era Prabowo karena mengusung tema keberlanjutan.
Kiky Saputri lalu memberi penjelasan mengenai keberlanjutan. Menurut dia, apakah semua program Jokowi pasti akan dilanjutkan.
Justru kata Kiky Saputri, bukankah yang jelek tetap harus diubah. Ia lalu menyamakan dengan tema perubahan yang diusung paslon Anies-Muhaimin.
"Sama seperti “Perubahan”. Apakah semuanya SUDAH PASTI akan DIUBAH? Bukankah tidak apa-apa kalau yang bagus dilanjutkan?" ujar Kiky.
Kiky merasa heran dengan sejumlah netizen yang malah menyalahkan Prabowo dalam program Tapera. Padahal kebijakan itu terjadi di saat Prabowo belum berkuasa.
"Ada kebijakan sekarang yang sedang dikritisi, tapi yang disudutkan malah orang yang belum memberikan kebijakan. Fair ngga sih?" ujar Kiky.
Hal ini menurut dia, membuat fokus kritisnya menjadi bias karena tidak lagi ke kebijakannya tapi karena hanya berbeda pilihan di Pilpres 2024.
"Fokus kritisnya jadi bias. Bukan lagi ke kebijakan, tapi arogansi karena berbeda pilihan. Oh mungkin ini ya maksudnya “yang nyakitin mantan, tapi yg kena trust issuenya calon gebetan” tutur Kiky Saputri.
Baca Juga: Siap-siap! Ini Sanksi untuk Pekerja dan Pengusaha yang Ngeyel Tak Bayar Iuran Tapera
Sebelumnya Kiky Saputri turut mengomentari aturan mengenai Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera. Lewat cuitan di X, Kiky mengkritik kebijakan Presiden Jokowi tersebut.
Kiky Saputri mempertanyakan singkatan Tapera apakah Tabungan Perumaha Rakyat atau Tabungan Penderitaan Rakyat.
"Tapera. Tabungan Perumahan Rakyat. Atau Tabungan Penderitaan Rakyat? Akhhhhh~~" tulis Kiky Saputri di akun X.
Berita Terkait
-
Siap-siap! Ini Sanksi untuk Pekerja dan Pengusaha yang Ngeyel Tak Bayar Iuran Tapera
-
Bela Sang Istri, Pratama Arhan Murka Hujatan Selingkuh Terus Menghantui Azizah Salsha
-
Pemerintah Anggap Banyak Protes Iuran Tapera Karena Belum Paham
-
Potongan Gaji 2,5 Persen Untuk Tapera Beratkan Pekerja: Please, Jangan Potong Lagi Uang Kami yang Tak Seberapa!
-
Viral Warga Tangkap Ular Berkepala Dua, Netizen: Yang Kayak Gini Banyak di kantor
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur