Suara.com - Pasti Reborn baru saja merilis lagu 'Langit Biru'. Tak sendiri, band 90-an tersebut juga menggandeng penyanyi Fanny Soegi untuk berkolaborasi.
Piyu, pentolan band Padi mengatakan bahwa pertimbangan menggaet Fanny Soegi lantaran mendengar lagu-lagu kekinian. Salah satu yang viral kala itu adalah Asmalibrasi yang dipopulerkan Soegi Bornean.
"Kita memang mendengarkan musik musik yang lagi trend sekarang," kata Piyu Padi saat konferensi pers di Plaza Senayan, Jakarta Pusat pada Jumat (31/5/2024).
"Kayaknya seru deh kita bersinergi bersama-sama," imbuh Fadly sang vokalis.
Fadly menuturkan, Fanny Soegi adalah penyanyi perempuan pertama yang berkolaborasi dengan Padi.
Sebelumnya, pelantun Mahadewi ini baru berkolaborasi dengan Iwan Fals dan Hadad Alwi.
"Kalau dijajarkan list penyanyi muda Indonesia, suara Fanny stand out. Itulah alasannya mengajak Fanny," ucap Fadly Padi.
Sebagai penyanyi pendatang baru, Fanny Soegi merasa tersanjung diajak kolaborasi dengan Padi Reborn. Fakta yang menarik, sosok yang paling antusias adalah mendiang sang ibu.
"Fun fact-nya ibu saya yang suka banget sama Padi. Pertama kali ditawarin, saya kasih ke ibu dan beliau langsung bilang 'kamu ketemu Piyu'?" kenang Fanny Soegi.
Baca Juga: Ibu Meninggal Dunia, Postingan Piyu Padi Jadi Sorotan
Meski sang ibu kini telah tiada, Fanny Soegi meyakini ia mendengar dari atas sana. Melalui lagu ini pula, penyanyi kelahiran 1999 berharap setiap orang memiliki harapan walaupun harus melewati ujian.
"Langit nggak selamanya mendung. Karena banyak orang yang support, semua akan menjadi terang (harapan)," kata Fanny Soegi.
Sebagai informasi, Langit Biru merupakan lagu yang diciptakan Piyu pada pertengahan 2020.
Bertepatan dengan Covid-19, Piyu membuat lagu tersebut untuk memberikan harapan.
"Esensi dari lagu ini adalah bicara tentang harapan. Bahwa dalam keadaan tersulit apapun, selalu ada fajar yang dimaknai sebagai harapan baru," kata Piyu.
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Cinta-cintaan, Padi Reborn Gaet Fanny Soegi Rilis Lagu Langit Biru
-
Ardhito Pramono dan Fanny Soegi Bikin Asyik Mldjazzproject All Stars di Java Jazz 2024
-
Bikin Penasaran, Padi Reborn Bakal Rilis Lagu Terbaru Kolaborasi dengan Fanny Soegi
-
Baru Tahu Ternyata Anak Pungut di Usia 19 Tahun, Fanny Soegi Ungkap Perubahan Sifat Kakak Laki-Laki
-
Sempat Hidup Bergelimang Harta, Fanny Soegi Terlilit Utang Miliaran Rupiah Usai Ayah Wafat
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
6 Fakta Film Taj Mahal: An Eternal Love Story, Kembali Tayang di Bioskop untuk Rayakan Valentine
-
Sentil Toxic Relationship, Awdella Rilis Aku Juga Manusia: Jangan Sampai Kehilangan Diri Sendiri
-
Selain Wakaf Alquran, Taqy Malik Pernah Dicari Polisi Arab Saudi Gara-Gara Jual Sedekah Makanan
-
Imbas Taqy Malik Salurkan Wakaf Ribuan Alquran, Pekerja di Tanah Suci Bisa Terancam Dideportasi
-
Salurkan Wakaf Alquran di Tanah Suci, Taqy Malik Diingatkan Teman Berisiko Dipenjara
-
Jule Mendadak Jadi Pahlwan di Perang Knetz vs SEAblings
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Climax, Drakor Comeback Ha Ji Won Setelah 4 Tahun Bareng Ju Ji Hoon
-
Sinopsis 5 Film di Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini, Masih Didominasi Horor
-
Sinopsis Film Something Very Bad Is Going to Happen: Teror Salah Menikah
-
Bawa Gen Alpha ke Surabaya Era 60-an, Film Na Willa Janjikan Keajaiban Lewat Kacamata Bocah 6 Tahun