Suara.com - Nikita Mirzani, baru-baru ini mengungkap total biaya yang dihabiskannya untuk berbagai perawatan dan operasi plastik. Angkanya fantastis, mencapai hampir Rp2 miliar!
Dalam sebuah wawancara, Nikita blak-blakan tentang prosedur yang telah dijalaninya, termasuk empat kali operasi hidung. Operasi pertamanya di Indonesia menghabiskan Rp75 juta, diikuti operasi kedua dengan biaya yang sama.
"Hidung tuh udah empat kali aku (operasi)," kata Nikita Mirzani dalam acara Obrolan Tiap Waktu Trans7 dikutip suara.com, Selasa.
Keinginan untuk hasil yang lebih maksimal membawanya ke Swiss, di mana ia merogoh kocek hampir Rp600 juta untuk operasi hidung. Baru-baru ini, ia kembali menyempurnakan ujung hidungnya di Korea melalui endorsement.
Jika ditotal, Nikita Mirzani sedikitnya telah menghabiskan Rp750 juta, nyaris mendekati angka Rp1 miliar untuk operasi hidung. Namun begitu, perubahan pada hidung hanyalah sebagian kecil dari transformasi Nikita.
Ia juga menjalani berbagai perawatan lain seperti filler bibir dan rahang, serta perbaikan rahang untuk mendapatkan bentuk wajah yang lebih tirus, dengan total biaya sekitar Rp350 juta.
"Rahang ini ndak endorse, jadi habis sekitar Rp350 (juta) lah," kata Nikita Mirzani.
Nikita juga tak ragu untuk membeberkan biaya operasi payudaranya, yang telah dilakukan sebanyak dua kali. Operasi pertama menghabiskan Rp125 juta, dan yang kedua sekitar Rp215 juta.
Tak hanya itu, ia juga menjalani operasi kelopak mata dua kali melalui endorsement. Bagian tubuh lain pun tak luput dari pisau operasi, dengan total biaya sekitar Rp500 juta.
Secara keseluruhan, total biaya yang dihabiskan Nikita Mirzani untuk berbagai perawatan dan operasi mencapai hampir Rp2 miliar. Angka yang fantastis ini menunjukkan dedikasi dan usahanya untuk mencapai penampilan yang diinginkannya.
Meskipun telah merogoh kocek dalam, Nikita mengaku sudah merasa puas dengan semua prosedur yang telah dijalaninya.
"Aku sudah cukup," ujarnya dengan bangga.
Berita Terkait
-
Kini Terjun ke Politik, Marshel Widianto Akui Denny Cagur yang Bikin Namanya Dikenal Publik: Kalau Tidak Ada Beliau...
-
4 Alasan Nikita Mirzani Tak Setuju Marshel Widianto jadi Calon Wakil Walikota Tangerang Selatan
-
Tak Hanya Nikita Mirzani, Irfan Hakim Juga Akui Marshel Widianto Penjilat Sejati
-
Nikita Mirzani Vs Raffi Ahmad Soal Marshel Widianto Nyalon Wawali Kota Tangsel
-
Bongkar Bobrok Marshel Widianto, Nikita Mirzani Seret Nama Raffi Ahmad
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Viral Cewek Ingin Jadi LC, Langsung Dapat Nasihat Logis dan Menohok Ini
-
Piche Kota Bantah Tuduhan Asusila terhadap Anak di Bawah Umur, Siap Ikuti Proses Hukum
-
Viral Monyet Punch Dibully Monyet Lain, Pihak Kebun Binatang Angkat Suara
-
Sinopsis Sinetron 99 Nama Cinta, Samakah dengan Versi Film?
-
Review Marty Supreme, Film dengan 9 Nominasi Oscar yang Siap Tayang di Bioskop Indonesia
-
Sony Pictures Siap Garap Film Animasi Venom, Tom Hardy Jadi Produser
-
Buruan Serbu! Hari Terakhir Diskon 50 Persen Tiket Nonton di m.tix Spesial HUT BCA
-
Kisah Inspiratif Lipay Xia, dari Titik Terendah hingga Sukses di Dunia Cosplay dan E-Sport
-
Viral Video WNI di Jepang Ronda Sahur, Warganet Indonesia Ikut Minta Maaf
-
Kontroversi LPDP Berlanjut, Cindy Fatikasari Ungkap Pindah ke Kanada Tanpa Dana Negara