Entertainment / Film
Minggu, 22 Februari 2026 | 20:30 WIB
Sinopsis Sinetron 99 Nama Cinta (Wikipedia)

Suara.com - Pecinta sinetron Tanah Air kembali disuguhkan judul baru, yaitu 99 Nama Cinta yang tayang di RCTI.

Judulnya sama persis dengan film layar lebar yang rilis tahun 2019 dan kini tayang di Netflix.

Sinetron ini membawa angin segar bagi para pencinta drama religi romantis, terlebih di bulan Ramadan seperti sekarang.

Meskipun judul dan nama karakternya mirip dengan film, versi sinetron menghadirkan jajaran pemeran yang berbeda loh!

Penasaran? Ketahui semuanya melalui sinopsis sinetron 99 Nama Cinta dan perbandingannya dengan versi film berikut ini.

1. Sinopsis Sinetron 99 Nama Cinta

Sinetron 99 Nama Cinta menceritakan tentang pertemuan dua pribadi yang bertolak belakang, Talia dan Kiblat.

Talia digambarkan sebagai wanita modern yang ambisius, sementara Kiblat adalah pria religius, santun, dan teguh pada prinsipnya.

Pertemuan mereka diawali dengan sebuah insiden kecelakaan kecil yang memicu pertengkaran hebat.

Baca Juga: Banyak Saingan Film Lebaran, Kristo Immanuel Yakin Pelangi di Mars Panen Penonton

Sejak saat itu, keduanya saling membenci. Namun, takdir berkata lain.

Tanpa Talia dan Kiblat ketahui, orang tua masing-masing telah lama terikat janji untuk menjodohkan mereka.

Konflik semakin memuncak ketika ibunda Kiblat, Hasanah, jatuh sakit dan memohon agar putranya segera menikah.

Kiblat pun dibuat galau, mengikuti isi hatinya atau berbakti kepada orangtuanya dengan menikahi wanita yang ia benci.

2. Perbandingan Sinetron vs Film

Salah satu adegan film 99 Nama Cinta. [YouTube MNC Pictures]

Kendati memiliki benang merah yang serupa, terdapat beberapa perbedaan mencolok antara versi sinetron dan filmnya.

Salah satu perbedaan paling menonjol adalah para pemerannya.

Pada film 99 Nama Cinta (2019), karakter Talia diperankan Acha Septriasa, sedangkan sosok Kiblat dimainkan oleh Deva Mahenra.

Sementara dalam versi sinetronnya, Talia dan Kiblat masing-masing diperankan Yuriska Patricia dan Dimas Anggara.

Profesi mereka di film dan sinetron masih tetap sama: Talia bekerja di infotainment, Kiblat seorang ustaz.

Dalam versi film, Talia adalah seorang presenter acara gosip yang harus belajar agama dari Kiblat karena amanat almarhum ayahnya sebagai bentuk utang budi.

Sedangkan dalam versi sinetron, pertemuan mereka lebih bernuansa 'benci jadi cinta' yang diawali sebuah insiden kecelakaan di jalan 'khas' sinetron.

99 Nama Cinta versi sinetron juga memiliki ruang lebih luas untuk mengeksplorasi karakter pendukung lainnya karena durasi yang lebih panjang.

Seperti karakter yang diperankan oleh Isel Fricella dan Carlo Milk yang tidak ada di versi film sehingga menambah warna dalam konflik asmara dan keluarga.

Baik versi film maupun sinetron rupanya sama-sama diproduksi MNC Pictures, kualitas visual dan penggarapannya akan tetap terjaga.

Versi film aslinya ditulis Garin Nugroho, sementara versi sinetron ini dikembangkan oleh Aviv Elham untuk menyesuaikan dengan format televisi.

Selain tayang di layar kaca RCTI, sinetron 99 Nama Cinta juga bisa dinikmati melalui layanan streaming WeTV dan Vision+ sehingga dapat ditonton ulang kapan pun dan di mana pun.

Itu dia sinopsis sinetron 99 Nama Cinta dan penjelasan soal kemiripannya dengan film yang rilis pada 2019.

Jangan lewatkan nonton sinetron 99 Nama Cinta di RCTI setiap Senin sampai Jumat pukul 18.30 WIB ya!

Kontributor : Neressa Prahastiwi

Load More