Suara.com - Kasus pembunuhan Vina Cirebon, kini makin melebar. Lima keluarga terpidana, datang ke Bareskrim Polri untuk melaporkan Abdul Pasren, Ketua RT di kawasan rumah mereka, terkait dugaan memberikan kesaksian palsu.
Keluarga terpidana datang didampingi politisi Dedi Mulyadi yang belakangan ikut menyoroti kasus Vina Cirebon. Ia mau mengetahui kebenaran atas perkara yang terjadi di 2016 itu.
Menurut Dedi Mulyadi, Abdul dalam kesaksiannya mengatakan para terpidana tidak berada di rumahnya saat malam kejadian, yakni pada 27 Agustus 2016.
Padahal dari keterangan Aminah, mereka ada di kediaman Abdul. Aminah merupakan kakak Supriyanto, salah satu terpidana.
"Mereka datang ke sini untuk menguji kebenaran pada putusan pengadilan 2016, (mengenai keterangan) Pak RT yang mengatakan anak-anak terpidana yang sekarang mendekam di penjara itu tidak tidur di rumahnya," kata Dedi Mulyadi di Mabes Polri, Selasa (25/6/2024).
Keterangan Aminah juga diperkuat oleh mantan Ketua RW setempat.
"Mantan Ketua RW siap bersaksi, mana yang paling benar dari seluruh pernyataannya," ujar Dedi Mulyadi
Setelah menempuh proses kurang lebih dari enam jam, laporan Aminah diterima Bareskrim Polri. Abdul resmi dilaporkan kasus dugaan memberikan keterangan palsu.
"Laporan terkait dengan kesaksian palsu yang dilakukan oleh Pak RT di wilayahnya ibu Aminah. Dia diduga melakukan keterangan palsu di bawah sumpah," kata pengacara yang mendampingi Aminah, Roelly Panggabean.
Baca Juga: Segera Masuk Babak Baru, Pegi Perong Besok Dibawa ke Jaksa buat Diadili di Kasus Vina Cirebon
Berita Terkait
-
Diduga Beri Keterangan Bohong, RT Pasren Dilaporkan Keluarga Terpidana Kasus Pembunuhan Vina ke Mabes Polri
-
Sosok Reza Indragiri, Psikolog Forensik Soroti Kejanggalan Kasus Vina Cirebon
-
Siap Lawan Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi, PDIP Lirik Susi Pudjiastuti Hingga Sandiaga Uno di Pilgub Jabar
-
Keluarga Tersangka Kasus Vina Cirebon Mendadak Ngadu ke KPK, Pegi Perong Khawatirkan Masalah Ini
-
Segera Masuk Babak Baru, Pegi Perong Besok Dibawa ke Jaksa buat Diadili di Kasus Vina Cirebon
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bukti Cinta, DJ Bravy Bikin Tato Wajah Anak Erika Carlina
-
Fenomena Krisis Ojol Ternyata Ini Penyebabnya: Kapitalisme Tingkat Dewa
-
Cindy Rizky Aprilia Diduga 'Jual' Jadwal Jaga Malam, Demi ke Jepang Bareng Suami Maissy?
-
Midnight Diner Masih Ada di Netflix, Tontonan Peredam Stres Sehabis Kerja
-
Gebrakan Iva Deivanna: Dari Panggung Musik, Kini Siap Taklukkan Layar Lebar lewat 2 Film Sekaligus
-
Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
-
Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
K-Pop Bertemu Koplo, Uniknya Akulturasi Budaya di Film Terbaru Sheryl Jesslyn
-
Dibuang ke Panti Jompo setelah Besarkan Anak, Kisah Pilu Nirina Zubir di Film Jangan Buang Ibu
-
Freelance: Upaya John Cena Selamatkan Karier dan Nyawa di Tengah Kekacauan, Sahur Ini di Trans TV