Suara.com - Lolosnya Pegi Setiawan dari ancaman pidana usai sempat jadi tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon ikut disambut baik sutradara Anggy Umbara.
Sebagai pihak yang ikut bertanggung jawab atas viralnya kasus Vina Cirebon, Anggy mengucap syukur setelah Pegi dinyatakan tidak bersalah.
“Alhamdulillah dia dibebaskan,” ujar Anggy Umbara saat dikonfirmasi awak media, Senin (8/7/2024).
Sejak awal, Anggy Umbara sudah mengingatkan pihak kepolisian untuk membebaskan Pegi Setiawan kalau terbukti tidak bersalah.
“Seperti yang saya udah bilang kan, lebih baik membebaskan 1000 orang yang bersalah dari pada menghukum satu orang yang tidak bersalah. Jadi ya kalau memang terbukti Pegi tidak bersalah, ya harus dibebaskan,” kata Anggy Umbara.
“Jangan sampai orang yang tidak bersalah tapi dihukum. Keadilan memang benar-benar harus ditegakkan dengan baik,” lanjutnya.
Ke depan, Anggy Umbara berharap Pegi Setiawan dipulihkan nama baiknya agar bisa melanjutkan hidup lagi seperti sedia kala.
“Semoga dia bisa mendapatkan kehidupannya lagi di luar penjara,” tutur Anggy Umbara.
Sementara untuk penyidik Polda Jawa Barat, Anggy Umbara meminta mereka bekerja lebih serius dalam mengungkap siapa pembunuh Vina sesungguhnya.
Baca Juga: Pantas Tak Minta Bayaran selama Kawal Pegi Setiawan, Ini Penampakan Rumah Mewah Toni di Indramayu
“Semoga pelaku sebenarnya cepet ketangkap,” ucap Anggy Umbara.
Kisah pembunuhan Vina di Cirebon pada 2016 lalu kembali viral setelah film Vina: Sebelum 7 Hari tayang di bioskop. Sorotan bermula karena rumah produksi Dee Company dianggap cuma mencari keuntungan lewat kisah tragis yang dialami Vina.
Namun di sisi lain, publik juga dibuat penasaran dengan kebenaran rumor yang menyebutkan bahwa salah stu pelaku pembunuhan dan pemerkosaan Vina bisa lolos dari jerat hukum karena berstatus anak polisi. Tekanan mulai muncul untuk pihak kepolisian mengusut tuntas kasus kematian Vina.
Sampai akhirnya, Polda Jawa Barat yang menangani kasus Vina buka suara pada Selasa (14/5/2024). Mereka mengatakan kasus Vina masih diusut dan pengejaran terhadap ketiga pelaku pun masih dilakukan.
“Masih kami telusuri,” ujar Humas Polda Jawa Barat, Kombes Jules Abraham Abast.
Polda Jawa Barat kemudian menerbitkan DPO kasus Vina atas nama Pegi alias Perong, Andi dan Dani. Pegi jadi nama pertama yang ditangkap di Bandung, Jawa Barat pada Selasa (21/5/2024).
Hanya saja, publik sangsi bahwa Pegi Setiawan yang ditangkap adalah pelaku pembunuhan Vina sesungguhnya. Keraguan itu pun terjawab setelah Pengadilan Negeri Bandung mengabulkan gugatan praperadilan Pegi terkait penetapan status tersangka dirinya dalam kasus Vina Cirebon.
Kemarin malam, Pegi Setiawan pun resmi dibebaskan dari tahanan Polda Jawa Barat.
Berita Terkait
-
Profil Eman Sulaeman, Hakim PN Bandung yang Gugurkan Status Tersangka Pegi Setiawan
-
Pegi Setiawan Bebas! Abdul Pasren, Kahfi, Aep dan Dede Harus Siap-siap Hadapi Ini
-
Bebas dari Tuntutan, Pegi Setiawan Pilih Langsung Kerja Dibanding Pusing dengan Klarifikasi Polda
-
Terbongkar! Perlakuan Polisi Terhadap Pegi Setiawan Selama Ditahan: Dimaki, Diancam hingga Dipukul
-
Pasca Kalah dari Pegi Setiawan, Polda Jabar Bakal Rogoh Kocek Ratusan Juta Rupiah
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam