Suara.com - Bintang pop Taylor Swift siap menggelar konser dunianya "The Eras Tour" di Stadion Wembley, London pada minggu ini. Keamanan untuk Swift ditingkatkan menyusul ancaman teror ISIS di Wina sepekan lalu.
Dilansir dari laman The Sun, Taylor Swift kini mendapat keamanan selevel presiden. Hal ini untuk mengantisipasi adanya teror dari kelompok teroris.
Sejak peristiwa di Wina, tak ada yang melihat atau mendengar kabar dari Taylor Swift. Segala informasi mengenai keberadaan peraih Grammy tersebut benar-benar dirahasiakan demi keamanannya.
Selain Taylor Swift, keamanan juga berlaku buat para penarinya. Ibu dari salah satu penari Swift, sempat membocorkan kondisi mereka paska insiden.
"Mereka dalam kondisi lockdown. Tapi mereka baik-baik saja," ujarnya.
Seorang sumber lain mengatakan, "keamanan Taylor dan orang-orang di sekitarnya selalu menjadi prioritas utama, namun sekarang memang lebih ketat. Taylor dan para penarinya diberitahu untuk 'bersembunyi demi keselamatan mereka sendiri' setelah ancaman di Wina."
Selain polisi, lokasi konser Taylor Swift di London nantinya juga akan dikerahkan petugas keamanan tambahan yang ahli dalam penanggulangan aksi terorisme.
Polisi menghimbau para penggemar Swift yang tak memiliki tiket agar jangan berkumpul di luar stadion.
Sebelumnya diberitakan, dua lelaki yang salah satunya berusia 19 tahun ditangkap di Wina, Austria. Di tempat mereka diciduk, polisi menemukan sejumlah bahan peledak yang diyakini bakal diledakkan di lokasi konser Swift.
Baca Juga: Rencana Penyerangan Konser Taylor Swift Bikin Heboh, Ada Materi ISIS dan Al-Qaeda di Rumah Tersangka
Konser Swift di sana akhirnya dibatalkan menyusul penangkapan dua pelaku yang terafiliasi ISIS tersebut.
Berita Terkait
-
Pria yang Rencanakan Penyerangan Konser Taylor Swift Terpengaruh Ceramah Radikal di Tiktok
-
Pelaku yang Rencanakan Serang Konser Taylor Swift Pernah Lecehkan Teman Sekelas
-
Taylor Swift Dominasi Nominasi VMA 2024, Ancam Pecahkan Rekor Bersejarah!
-
AS Bocorkan Info Intelijen ke Austria terkait Rencana Serangan ISIS di Konser Taylor Swift
-
5 Fakta Konser Taylor Swift Nyaris Diserang Teroris ISIS di Austria: Ini Kronologinya
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Novel Negara Kelima, Menguak Konspirasi Gelap Kelompok Aparat Korup
-
Mengurai Inovasi Regulasi dan Dominasi Institusi di Balik "Rebound" Pasar Kripto Global
-
Tidar Jakarta Barat: Pelantikan Sudaryono Momentum Pembenahan Sistem MBG
-
Soroti 'Privilese' Eks Jampidsus, Legislator NasDem: Jangan Sampai Muncul Kesan Perlakuan Berbeda!
-
Kris Dayanti Sabet Juara 1 Kejurnas Wushu Kungfu 2026, Buktikan Usia Bukan Halangan
-
Film La La Land Rayakan Anniversary 10 Tahun, Poster Terbaru Jadi Sorotan
-
PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah Tersangka Tak Pakai Rompi Pink-Borgol
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
-
PMII Kritik Kejagung: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah Jadi Tersangka Tanpa Rompi Pink dan Diborgol
-
Ferris Wheel at Night: Misteri Pembunuhan dan Wajah Kelam Kehidupan Elite