Suara.com - Tamara Tyasmara memberikan reaksi terhadap permintaan terdakwa Yudha Arfandi yang ingin dibebaskan dari dakwaan pembunuhan berencana dalam kasus kematian Dante.
Menurut pihak Yudha Arfandi, daripada pembunuhan berencana, lelaki itu lebih pantas didakwa karena kelalaian yang menyebabkan Dante meninggal dunia.
Permintaan tersebut dibacakan dalam sidang pledoi yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Senin (7/10/2024).
"Soal dia (Yudha) minta ganti (jadi) kelalaian, ya kan tuntutan dibuat jaksa sesuai dengan bukti yang dikumpulkan," kata Tamara Tyasmara kepada Suara.com saat dihubungi melalui pesan singkat, Senin (7/10/2024).
"Polisi kan sudah melakukan penyidikan juga. Maka keluarlah Pasal 340 (pembunuhan berencana) itu," ucapnya menambahkan.
Tamara Tyasmara yakin bahwa Pasal 340 KUHP yang didakwaan kepada Yudha Arfandi sudah tepat berdasarkan hasil penyelidikan dan bukti yang dihimpun.
Karenanya saat ini Tamara optimis bahwa majelis hakim dapat mengadili terdakwa Yudha Arfandi dengan seadil-adilnya.
"Aku sih pasrah dah masih positive thinking ya, kalau majelis hakim mempunya hati nurani dan akan memberikan keadilan untuk kami, untuk Dante," tuturnya.
"Allah tidak tidur, Allah pasti bekerja," sambungnya.
Baca Juga: Singkat tapi Menohok, Reaksi Tamara Tyasmara Tanggapi Ayah Yudha Arfandi Sebut Jaksa Lebay
Adapun soal Yudha Arfandi yang menangis saat bacakan pledoi lantaran merasa diperlakukan bak monster usai terseret kasus ini, Tamara Tyasmara menganggap sakit hati tersebut tak sebanding dengan apa yang dia rasakan karena kehilangan anak satu-satunya.
"Kalau dia (Yudha) menangis karena dibilang monster, saya lebih menangis dan hancur sudah kehilangan anak saya satu-satunya dan nggak akan bisa kembali lagi bersama saya," ucap Tamara.
Sebelumnya, Yudha Arfandi dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum (JPU) atas perbuatannya. Jaksa menilai Yudha dengan sengaja dan berencana membunuh Dante.
Sebagai informasi, Dante meninggal dunia karena tenggelam pada 27 Januari 2024 di kolam renang di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Polisi kemudian menetapkan Yudha Arfandi, kekasih Tamara Tyasmara, sebagai tersangka. Menurut polisi, Yudha membenamkan Dante sebanyak 12 kali di dalam kolam sedalam 1,5 meter.
Namun selama diperiksa, Yudha mengaku hal tersebut merupakan bagian dari latihan pernapasan Dante.
Berita Terkait
-
Yudha Arfandi Menangis Bacakan Pledoi, Tamara Tyasmara: Saya Lebih Hancur Kehilangan Anak Satu-satunya
-
Isi Pledoi Yudha Arfandi, Bantah Sengaja Bunuh Dante Anak Tamara Tyasmara Hingga Minta Nama Baiknya Dipulihkan
-
Yudha Arfandi Terdakwa Pembunuh Dante Menangis Bacakan Pledoi: Seolah Saya Monster Mengerikan
-
Tak Terima Anak Dituntut Hukuman Mati, Ayah Yudha Arfandi Tuding Tamara Tyasmara Beri Kesaksian Palsu
-
Ayah Kandung Blak-blakan, Yudha Arfandi Bingung Dituntut Hukuman Mati: Kok Tuntutannya...
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
-
Film Pesta Babi Tentang Apa? Pemutarannya Dibubarkan Kampus Unram Bikin Mahasiswa Geram
-
Dari YouTube ke Layar Lebar, Sara Wijayanto Angkat Kisah Horor 'Cerita Lila' ke Bioskop
-
Yuni Shara Rayakan 35 Tahun Berkarya Lewat Konser Megah 3553 Concert di Surabaya
-
Melanie Subono Geram Ashari Ngaku Khilaf Cabuli Puluhan Santriwati: Itu Namanya Niat!
-
Pro Kontra Foto Anniversary Luna Maya dan Maxime Bouttier: Nilai Seni vs Menyimpang
-
Ashari Kiai Cabul Pati Sogok Korban Agar Cabut Laporan, Ditolak sampai Berujung Ancaman
-
Selamat Jalan Legenda, James F. Sundah Pencipta Lagu Lilin Lilin Kecil Meninggal di New York
-
Tolong Carikan Kerja untuk Wanita Ini: Dia Dipecat Gara-Gara Tolak Ajakan Mesum Bosnya
-
Hotman Paris Turun Tangan, Bongkar Taktik Kiai Cabul Ashari Manipulasi Puluhan Santriwati