Suara.com - Harta kekayaan mantan Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong menarik perhatian menyusul penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait importasi gula tahun 2015-2016.
Politikus yang akrab disapa Tom Lembong itu ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan seorang Direktur PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI). Kasus ini menurut Kejaksaan Agung menimbulkan kerugian negara sebesar Rp400 miliar.
Terkait harta kekayaannya, Tom Lembong mengungkapkan bahwa dirinya tidak memiliki aset tanah, bangunan, maupun kendaraan. Hal ini terungkap melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Berikut sejumlah fakta terkait harta kekayaan Tom Lembong yang kini masih ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
1. Total Harta Kekayaan Tom Lembong
Menurut data dari laman elhkpn.kpk.go.id, Tom Lembong memiliki total harta kekayaan sebesar Rp101,4 miliar berdasarkan laporan tertanggal 30 April 2020.
Total harta kekayaan tersebut dilaporkan saat dia masih menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
2. Harta Bergerak yang Dilaporkan
Dalam laporan tersebut, harta bergerak yang dilaporkan mencapai Rp180.990.000, dan surat berharga, termasuk saham, bernilai Rp94.527.382.000.
Baca Juga: Rieke Diah Pitaloka Desak Kejagung Usut Tuntas Mafia Impor Gula: Jangan Hanya Tom Lembong!
Mantan timses Anies Baswedan di Pilpres 2024 ini juga mencantumkan kas dan setara kas senilai Rp2.099.016.322, serta harta lainnya yang mencapai Rp4.766.498.000.
3. Lebih Sedikit dari Tahun 2015
Setelah dikurangi dengan utang sebesar Rp86.895.328, total harta kekayaan Tom Lembong berjumlah Rp101.486.990.994.
Menariknya, saat menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada 30 September 2015, dia melaporkan harta kekayaan sebesar Rp940.864.466 dan USD10.019.188 (sekitar Rp157.223.602.848).
4. Tak Punya Aset Bangunan dan Kendaraan
Laporan LHKPN Tom Lembong kemudian menjadi sorotan di media sosial. Banyak netizen yang mempertanyakan ketidakadaan aset tanah, bangunan, dan kendaraan dalam laporan harta tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Agar Tak Dianggap Politisasi Hukum, ICW Minta Kejagung Lakukan Ini di Kasus Tom Lembong
-
Rekam Jejak Rieke Diah Pitaloka, Keras Komentari Kasus Korupsi Impor Gula
-
Riwayat Pendidikan Ciska Wihardja, Tak Kalah Mentereng Dibanding Tom Lembong
-
Intip Aset Kekayaan Tom Lembong, Eks Menteri Perdagangan Ternyata Tak Punya Rumah dan Mobil?
-
Tom Lembong Punya Kekayaan Rp101 Miliar, Netizen Tebak Asal-usul Utang Rp86 Juta
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
AHY Malu-Malu Bahas Bayi di Rapat Kabinet, Menteri Lain Sudah Punya Cucu
-
Didampingi Ahmad Dhani, El Rumi Kasih Undangan Nikah ke Ketua MPR RI
-
Anak Cherly Juno Nyeletuk Kasar Saat Siaran Langsung di TV, Host dan Penonton Panik
-
Lucinta Luna Terpuruk Dihujat karena Ubah Penampilan: Ini Live Gue yang Terakhir
-
Robert De Niro Bakar Semangat Jutaan Warga AS di Jalan: Tidak Ada Raja Trump!
-
Haji Faisal Tegas Tolak Reza Arap, Diingatkan Netizen: Jodoh Itu Cerminan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Sinopsis Yohanna: Pergulatan Batin Sang Biarawati di Sumba Timur
-
Film The Hostage's Hero: Aksi Nyata TNI AL Bebaskan Sandera di Selat Malaka
-
Video Clara Shinta Labrak Suami: Bahas Video Call Sex hingga Tak Pernah Beri Nafkah