Suara.com - Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus korupsi impor gula oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Selasa (29/10/2024)
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Tom Lembong terakhir melaporkan harta kekayaan pada 2016-2019.
Tom Lembong telah melaporkan harta kekayaan dengan total Rp 101.486.990.994 di akhir masa jabatannya.
Sementara untuk kas dan setara kas, nilainya mencapai Rp 2.099.016.322 dan harta lainnya senilai Rp 4.766.498.000.
Dari total kekayaan yang lebih dari Rp 100 Miliar itu, Tom justru tak tercatat memiliki tanah dan bangunan serta alat transportasi.
Tidak hanya itu saja, mantan menteri perdagangan era Jokowi itu juga masih memiliki utang sebesar Rp 86.895.328
LHKPN Tom Lembong itu lalu beredar di media sosial dan dibagikan ulang akun X @MardaniJgMw.
"Masuk 100 orang terkaya se-Indonesia karena punya surat berharga senilai Rp94 miliar. Disisi lain nggak punya tanah, rumah, mobil dan masih ada utang Rp86 Juta. Kirain gue dia selevel konglomerat/oligarki nj*r," tulis akun tersebut dikutip pada Kamis (31/10/2024)
Unggahan akun X tersebut lalu ramai dikomentari netizen lainnya.
"Utang dia kayaknya itu dalam bentuk sewa tempat tinggal atau lainnya. Soalnya uang kas dan setaranya Rp2 M," tulis akun @mar***
"Credit card paling itu buat hari-hari, cuma 90jt-an," komentar akun @batu*** mencoba menebak asal usul utang Tom Lembong.
Sementara itu banyak juga netizen yang memuji bagaimana Tom Lembong mengelola hartanya.
"Fun fact, kalo lu middle class dan pengen financial freedom/independence dengan cepat, pakailah cara Pak Tom. Biar duit nggak kebuang untuk bayar maintainance dan pajak aset nggak likuid kayak rumah, tanah, dan mobil.Sewa is the best. Suatu saat siapa tau juga bisa mencapai 1 persen kekayaan Indonesia," sambung akun @haku***
"Rumah, apartemen sama mobil bisa jadi atas nama perusahaan. Banyak juga orang kaya yang cara mengelola asetnya seperti ini. Pajak lebih murah, biaya operasional (bensin/servis/maintenance) masuk OPEX perusahaan," komentar akun @cang***
Tom Lembong bersama CS selaku Direktur Pengembangan Bisnis PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi import gula pada tahun 2015-2016.
Berita Terkait
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto
-
Resmi! KY Rekomendasikan 3 Hakim Perkara Tom Lembong Disanksi Nonpalu
-
Johan Budi Dukung Abolisi dan Amnesti Tom Lembong - Ira Puspadewi, Tapi Kritisi Untuk Hasto
-
Kuasa Hukum Nadiem Makarim: Kasus Kliennya Mirip Polemik Tom Lembong dan Ira Puspadewi
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Lucinta Luna Terpuruk Dihujat karena Ubah Penampilan: Ini Live Gue yang Terakhir
-
Robert De Niro Bakar Semangat Jutaan Warga AS di Jalan: Tidak Ada Raja Trump!
-
Haji Faisal Tegas Tolak Reza Arap, Diingatkan Netizen: Jodoh Itu Cerminan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Sinopsis Yohanna: Pergulatan Batin Sang Biarawati di Sumba Timur
-
Film The Hostage's Hero: Aksi Nyata TNI AL Bebaskan Sandera di Selat Malaka
-
Video Clara Shinta Labrak Suami: Bahas Video Call Sex hingga Tak Pernah Beri Nafkah
-
Bintangi Para Perasuk, Angga Yunanda Kesulitan Bersihkan Cat Manusia Silver
-
Antara Teror dan Tawa: Film Tiba-Tiba Setan Siap Tayang 16 April 2026
-
Peran SBY di Nama Anak Kedua AHY dan Annisa Pohan, Terinspirasi Gelar Raja Mataram