Suara.com - Islah Bahrawi turut mengomentari soal kasus Miftah Maulana alias Gus Miftah yang belakangan ramai dibicarakan publik.
Tokoh NU tersebut blak-blakan mengomentari gaya berdakwah para pendakwah. Bahkan dia tak segan menyebut kalau Gus Miftah kurang berilmu.
“Ceramah seperti yang dilakukan oleh Gus Miftah ini kalau bagi saya pribadi pada akhirnya kita kembalikan ke persoalan keilmuan. Kalau merasa tidak berilmu, nggak usah ceramah agama, kasihan umatnya" kata Islah dikutip dari video yang dibagikan ulang akun @JhonSitorus_18 pada Kamis (12/12/2024).
Selain itu, Islah juga mengultimatum soal ilmu tajwid dan terjemahan Bahasa Arab Miftah yang dinilai masih sering salah.
"Apalagi tajwidnya salah-salah itu. Apalagi misalnya penterjemahan dari Bahasa Arabnya juga salah," ucapnya.
Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) itu juga menyinggung hubungan antara penceramah dan tarif. Menurut dia, tak sedikit pendakwah sekarang yang suka mamatok tarif ceramah.
Maka menurut Islah, kualitas ilmu berdakwah yang disampaikan bukan lagi menjadi hal yang utama.
"Ketika penceramah agama itu menjadikan ini sebagai ruang mata pencaharian dan ini bagian menjadi komoditi dalam satu industri, maka kemudian ada tarif-tarif itu. Dan ketika sudah mulai bermain tarif, persoalan substansi dan kualitas kemudian menjadi nomor dua," ujarnya.
Baca Juga: Sujiwo Tejo Bela Gus Miftah: Penjual Es Teh di Pengajian Memang Mengganggu
Islah mengatakan saat ini tren penceramah lucu menjadi salah satu faktor yang lebih utama ketimbang penyampaian ilmu yang berkualitas.
“Penceramah yang sangat populer hari ini adalah stand up komedian dengan religion flavor. Kalau lucu selucu-lucunya dia akan ngetop, ketika sudah ngetop tarifnya mahal,” ucapnya.
“Akhirnya apa, para penikmat ceramah agama itu pergi dari tempat itu setelah acara bubar yang terbekas adalah kelucuan-kelucuan dan kejenakaannya, bukan soal ilmunya," katanya lagi.
Pernyataan tegas Islah Bahrawi yang menohok bagi para pendakwah itu mendapatkan sorotan dari netizen.
“Saya setuju karena yang terjadi sekarang ini ya, begitu itu. Jadi rasanya semakin banyak yang ngaku ulama dan pendakwah tapi keilmuan makin minus, sebab cenderung menilainya dari tarif. Yang tarifnya besar dianggap bagus, padahal belum tentu memenuhi tujuan dari syi'ar Islam,” ujar akun @LH_26***
“Nggak ada ilmu itu yang kata lainnya adalah gobl*k, jadi kalau itu penceramah bilang gobl*k ya sejatinya dia ngatain diri sendiri,” ujar akun @bahw***
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Gus Miftah: Pesantren Harus Jadi Benteng Lawan Bullying dan Kecanduan Gadget
-
Gus Miftah Masuk Radar Pemimpin Masa Depan PBNU
-
Ungkap Alasan Polisikan Saiful Mujani, Relawan Prabowo: Narasi Makar Ganggu Kerja Presiden!
-
Dituding 'Menjilat' Prabowo Terkait Selat Hormuz, Gus Miftah: Ini Soal Keyakinan!
-
Gus Miftah Puji Diplomasi Prabowo di Tengah Panas Selat Hormuz: Makanya BBM Tidak Naik!
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap