Suara.com - Kasus dugaan penggelapan warisan yang menyeret Ratna Sarumpaet sudah diproses di Bareskrim Polri. Saksi-saksi mulai dipanggil untuk dimintai keterangan, termasuk Atiqah Hasiholan.
"Jadwalnya (pemeriksaan) hari ini," ungkap Husin Kamal selaku cucu Ratna Sarumpaet sekaligus pihak pelapor dalam keterangan tertulis kepada Suara.com, Senin (16/12/2024).
Namun, Atiqah Hasiholan belum bisa memenuhi undangan penyidik. Sang aktris meminta penundaan jadwal pemeriksaan.
"Saya dapat informasi dari tim hukum saya, tante AH meminta reschedule kepada penyidik," terang Husin Kamal.
Hanya kakak Atiqah Hasiholan, Fathom Saulina yang datang memenuhi panggilan pemeriksaan di Bareskrim Polri. Ia tiba sekitar pukul 10.00 dan baru keluar dari gedung sekitar pukul 14.20.
Sayang, Fathom Saulina enggan memberikan penjelasan apa pun ke awak media seputar agenda pemeriksaan hari ini. Selama berjalan menuju pintu keluar Bareskrim Polri, Fathom Saulina asyik mengobrol dengan seseorang lewat sambungan telepon genggam.
Sampai mobil jemputannya datang, Fathom Saulina tetap tidak menjawab pertanyaan awak media seputar dugaan penggelapan warisan yang menyeret Ratna Sarumpaet.
Ratna Sarumpaet sendiri dilaporkan Husin Kamal pada Oktober 2024. Husin adalah putra Mohammad Iqbal Alhady, salah satu ahli waris dari mendiang suami Ratna, A. Fahmy.
Dalam laporan, Husin Kamal menyebut Ratna Sarumpaet menguasai aset warisan yang mestinya jadi hak Mohammad Iqbal Alhady. Padahal, ketentuan soal pembagian aset sudah ditentukan lewat putusan pengadilan.
"Penetapan pengadilan sudah dari tahun 2011. Sudah ditetapkan untuk dibagi ke ahli waris, tapi masih dikuasai terus," jelas Husin Kamal.
Ada sekitar 82 aset warisan tak bergerak dari mendiang suami Ratna Sarumpaet yang tersebar di Jakarta, Banten, Jawa Barat dan Nusa Tenggara Barat. Namun, belum ada penjelasan lebih lanjut terkait aset mana saja yang jadi hak ayah Husin Kamil, dan masih tertahan di penguasaan Ratna.
Berita Terkait
-
Ratna Sarumpaet Tersandung Dugaan Penggelapan Harta Warisan, Atiqah Hasiholan Dipanggil Bareskrim
-
Dibintangi Atiqah Hasiholan, Film Terkutuk Bakal Tayang di 5 Negara
-
Cerita Atiqah Hasiholan Jadi Ibu-Ibu Gila Bollywoood di Film Melukis Harapan di Langit India
-
5 Fakta Film Melukis Harapan di Langit India, Ada Raffi Ahmad yang Kini Jadi Pejabat
-
Dulu Lawan Sekarang Kawan, Ratna Sarumpaet Mendadak Jadi Pasien dr. Tompi
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Dewi Gita Isi Soundtrack Film Lastri: Arwah Kembang Desa Lewat Lagu Jalir Janji
-
Onadio Leonardo Didiagnosis Sindrom Peter Pan, Mental Terjebak di Usia 20 Tahun
-
Iis Dahlia Geram Netizen Ikut Campur Masalah Denada: Orang Luar Jangan Sok Tahu!
-
Nama Jay-Z Terseret Kasus Jeffrey Epstein, Beyonc Diduga Kehilangan Jutaan Pengikut Instagram
-
Bongkar Bukti Penelantaran 24 Tahun, Tim Hukum Ressa Anak Denada: Akta Kelahiran Atas Nama Kakek
-
Adik Keisya Levronka Jatuh dari Lantai 6 Kampus Untar, Ibunda Tuntut Keadilan Usai 2 Tahun Bungkam
-
Kecelakaan di Perjalanan, Band Skandal Batal Manggung di Jakarta
-
Rumah Kebanjiran, Umay Shahab Terpaksa Ngungsi ke Hotel 5 Hari: Sekarang Tiap Hujan Deg-degan
-
Tim Hukum Ressa Rizky Rossano Anak Denada Semprot Irfan Hakim dan Iis Dahlia: Jangan Ikut Campur!
-
Cerita Choky Sitohang Dibentak Pejabat Arogan di Acara Lembaga Negara, Diminta Tinggalkan Lokasi