Suara.com - Akun Instagram Cha Young-joo ramai digeruduk warganet selepas suaminya, Shin Tae-yong, lengser dari kursi pelatih Timnas Indonesia.
Berdasarkan pantauan, unggahan Cha Young-joo bertanggal 25 Desember 2024 ramai dikunjungi warganet. Mereka tampak bersimpati atas kabar malang yang menerpa Shin Tae-yong.
Tidak hanya itu, beberapa warganet juga menitipkan pesan kepada Cha Young-joo berupa apresiasi untuk Shin Tae-yong.
"Eomma, tolong sampaikan pada coach rasa terima kasih kami yang begitu besar," tulis seorang netizen.
"Bu, tolong sampaikan ke Pak Shin. Katakan bahwa kami masih mencintainya walau Erick menusuk dari belakang," ucap netizen lain.
"Terima kasih berkat suami Anda, Timnas kita menuju perubahan yang lebih baik. Semoga Anda selalu penuh keberkahan," ujar netizen lainnya.
Seiring dengan itu, Cha Young-joo pernah bercerita menemani Shin Tae-yong melalui masa-masa sulit dalam kariernya sebagai pelatih sepakbola.
Sebelum memperkuat Timnas Indonesia, Shin Tae-yong sempat didapuk menjadi pelatih tim senior Korea Selatan pada 2017.
Di tahun pertamanya melatih, Shin Tae-yong berhasil mempersembahkan trofi EAFF Championship untuk Korea Selatan.
Baca Juga: 10 Unggahan Pemain Timnas Indonesia Usai Pemecatan Shin Tae Yong, Haru!
Selang satu tahun kemudian, jalan Shin Tae-yong mengharumkan nama Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tidak berjalan mulus.
Shin Tae-yong gagal membawa Korea Selatan lolos fase grup. Meski begitu, dia berhasil menekuk Timnas Jerman dengan skor 2-0.
Akibat gagal membawa Korea Selatan ke babak penyisihan, Shin Tae-yong sempat mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari supporter negeri Gingseng.
Sepulang dari Rusia pada 29 Juni 2018, Shin Tae-yong bersama para pemainnya bersiap untuk foto bersama di Bandara Incheon.
Di tengah-tengah persiapan, beberapa oknum supporter yang melempar bantal ke arah mereka. Tak hanya itu, sebagian oknum supporter lain memilih untuk melempar telur.
"Pasti sangat sulit secara mental untuk memimpin tim dalam situasi seperti itu," kata Cha Young-joo kepada media Korsel, Donga.
Berita Terkait
-
Profil dan Agama Erick Thohir: Hari Natal Gelar Interview Pengganti Shin Tae-yong di Eropa
-
Marc Klok Hormati Shin Tae-yong Dipecat: Kami Punya Momen Tidak Baik
-
Marc Klok Soal STY Dipecat: Ada Sukses, Ada Tidak Sukses
-
10 Unggahan Pemain Timnas Indonesia Usai Pemecatan Shin Tae Yong, Haru!
-
Sehebat Apa Patrick Kluivert?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Ini Alasan Mengapa Drama Korea No Tail To Tell Menarik Ditonton
-
Deretan Film yang Tayang di Bioskop Februari 2026, Sajikan Horor Mencekam Hingga Drama Isu Sosial
-
Film Gundam Terbaru Gaet Lagu Legendaris Guns N Roses, 'Sweet Child O Mine'
-
Mirip Banget! Intip First Look Paul Mescal Cs di Film Biopik The Beatles
-
Dewi Gita Isi Soundtrack Film Lastri: Arwah Kembang Desa Lewat Lagu Jalir Janji
-
Onadio Leonardo Didiagnosis Sindrom Peter Pan, Mental Terjebak di Usia 20 Tahun
-
Iis Dahlia Geram Netizen Ikut Campur Masalah Denada: Orang Luar Jangan Sok Tahu!
-
Nama Jay-Z Terseret Kasus Jeffrey Epstein, Beyonc Diduga Kehilangan Jutaan Pengikut Instagram
-
Bongkar Bukti Penelantaran 24 Tahun, Tim Hukum Ressa Anak Denada: Akta Kelahiran Atas Nama Kakek
-
Adik Keisya Levronka Jatuh dari Lantai 6 Kampus Untar, Ibunda Tuntut Keadilan Usai 2 Tahun Bungkam