Suara.com - Emilia Contessa, nama yang begitu melekat di telinga pencinta musik Indonesia, terutama di era 70-an. Wanita kelahiran Banyuwangi, 23 September 1957 ini dikenal sebagai penyanyi pop legendaris yang memiliki suara khas dan powerful.
Julukan "Singa Panggung Asia" pun disematkan padanya sebagai bukti kemampuannya yang luar biasa di atas panggung.
Namun demikian kabar duka kini mengiringi nama ibunda penyanyi Denada ini.
Penyanyi sekaligus politikus Emilia Contessa meninggal dunia pada Senin (27/1/2025) sekitar pukul 18.00 di Banyuwangi, Jawa Timur.
Kabar meninggalnya Emilisa Contessa disampaikan oleh manajer putrinya Denada, Risna Ories melalui Instagram story.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, telah meninggal dunia Ibu Emilia Contessa (Ibunda dari artis kami Denada Elizabeth Tambunan)"
"Pada sore hari ini Senin, tanggal 27 Januari 2025 jam 18.00 di Banyuwangi," tulis Risna, dikutip Selasa (28/1/2025).
Profil Emilia Contessa
Karier musik Emilia dimulai sejak usia sangat muda. Bakat menyanyinya yang luar biasa didukung oleh ibunya yang juga menjadi manajernya. Lagu-lagunya yang hits seperti "Kaulah Segalanya" dan "Cinta" menjadi bukti kepopulerannya di masanya.
Baca Juga: Drop Sore Tadi, Ibu Denada Idap Diabetes dan Darah Tinggi
Selain sebagai penyanyi, Emilia juga merambah dunia akting dan politik. Ia pernah membintangi beberapa film dan aktif dalam kegiatan sosial.
Majalah New York Time juga menobatkan Emil sebagai satu dari lima artis terpopuler di dunia.
Berkat talentanya tersebut ia sempat mendapat beasiswa untuk belajar vocal di Amerika, tetapi karena sudah teken kontrak dengan Club Malam Tropicana, maka beasiswa tersebut tidak diambil.
Tetapi kariernya terus menanjak hingga ke Benua Eropa dan Amerika untuk show kecuali Afrika yang belum disinggahinya.
Masa emas Emil adalah di pertengahan tahun 1970-an.
Beberapa lagu hits yang membuatnya dikenal oleh publik seperti "Flamboyan", "Angin Malam", "Layu Sebelum Berkembang" dan banyak lagu-lagu ciptaan A. Riyanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim