Suara.com - Satu lagi film bergenre horor bakal tayang di bioskop Indonesia. Tak hanya menjual sisi seram, film berjudul Psykopat ini juga akan bernuansa thriller.
Tapi ada yang membedakan film Psykopat dengan film-film bergenre horor dan thriller. Sebab dalam proses syuting, para pemainnya menggunakan helmet rigging.
Sehingga penonton bisa melihat secara langsung POV dari para pemain. Ini menjadi suguhan fresh dalam film Indonesia.
"Dulu saya hobi main gim dan pengalaman buat gim, kayaknya pengalaman POV itu menarik untuk tema horor," kata produser sekaligus sutradara film, Renaldo Samsara ditemui di Epicentrum, Jakarta Selatan pada Kamis (30/1/2025).
Salah satu pemainnya, Cornelio Sunny menerangkan, bukan hal mudah menopang helmet rigging. Sebab alat tersebut digunakan setiap hari.
"Berat tapi oke, itu fun karena perspektif baru dalam perfilman Indonesia," ucap Cornelio Sunny.
Renaldo Samsara mengatakan, para pemainnya bahkan diberikan waktu istirahat setelah take dengan helmet rigging lebih dari 3 kg tersebut.
"Kita bikin, berat banget. Jadi kalau habis take kita break dulu 20 menit biar nggak syaraf kejepit," ucapnya.
Sebagai informasi, Psykopat mengisahkan Rufus (Arifin Putra), seorang mentalis terkenal. Ia mengundang empat orang untuk menghadapi tantangan, tinggal selama lima hari di rumah miliknya.
Baca Juga: Misteri Cek Khodam, Film Horor Master Limbad yang Bikin Kepo Deh!
Rumah tersebut memiliki reputasi kelam karena pernah terjadi pembunuhan keluarga Lewis (Cornelio Sunny), Serena (Nana Mirdad) Zack (Marthino Lio) dan Sara (Zara Brophty)..
Lantas, akankah empat orang tersebut; Michael (Nino Fernandez), Risma (Nadine Alexandra), Lingga (Irwansyah) dan Laila (Hannah Al Rashid) mampu bertahan?
Saksikan film Psykopat di bioskop mulai 6 Februari 2025.
Berita Terkait
-
Rilis Poster Baru, Film Pabrik Gula Bakal Tayang di IMAX Lebaran Tahun Ini
-
Canggung Lihat Ciuman di Film Indonesia, Aliando Syarief Janjikan Adegan Vulgarnya di Series Cinta Mati Nyaman Dilihat
-
Sumur Jiwo 1977, Nostalgia Film Horor-Komedi di Era Retro?
-
'Pengepungan di Bukit Duri', Perpaduan Aksi dan Thriller Karya Film Terbaru Joko Anwar
-
Potret Pahit para Pengasuh Anak dalam Film Through the Night
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Bongkar Biaya Jadi Pilot, Ridho Slank Sebut Terbangkan Pesawat Lebih Murah daripada Main Golf
-
Curhat di Threads, Citra Scholastika Soroti Etika Booking Jasa Penyanyi
-
Visinema Studios Meriahkan JFF for Kids 2026 Lewat Nussa, JUMBO, dan Na Willa
-
Intip Benefit Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, dari Fan Sign hingga Foto Berdua
-
Kasus Hanania Group: Keanu AGL Penuhi Panggilan, Awkarin Mangkir Tanpa Kabar
-
Jelang Fan-Con di Jakarta, Kim Myungsoo Sapa Penggemar: Aku Sudah Menantikan Momen Ini
-
Betrand Peto Semprot Karyawan Sarwendah yang Sindir Ruben Onsu: Jangan Lari, Buka Kolom Komentar
-
Ditolak Hotel karena Takut Citra Angker, Film Dosa Bangun Set Sendiri hingga Sewa Dua Studio
-
Lewat Nobody Loves Kay, Aurora Ribero Ajak Anak Muda Hargai Setiap Mimpi
-
Reaksi Produser Film Dosa Saat Dilaporkan Ratu Sofya ke Polisi, Bantah Gimick Marketing