Suara.com - Sutradara Joko Anwar memberi respons perihal kabar pejabat Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta yang diberhentikan.
Mereka diberhentikan akibat dugaan pemerasan atau pungutan liar (pungli) terhadap warga negara China.
Dalam tautannya di InstaStory pribadinya, Joko Anwar mengunggah capture berita di salah satu media online yang berjudul: "Semua pejabat Imigrasi Soetta dicopot buntut kasung pungli WN China".
Sutradara film Perempuan Tanah Jahanam itu mengaku merasa malu dengan pemerintah Indonesia karena mereka baru mau bertindak setelah mendapat surat dari Kedubes China.
"Baru dicopot setelah disuratin sama negara lain. Malu gila," tulis Joko Anwar merespons surat tersebut.
Sebelumnya heboh pemberitaan mengenai Seluruh pejabat Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta yang diberhentikan akibat dugaan pemerasan atau pungutan liar (pungli) terhadap warga negara China.
Saat ini para pejabat tersebut tengah menjalani pemeriksaan internal. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto kepada awak media mengaku mantan anak buahnya itu bakal menerima sanksi yang sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan.
Keputusan mencopot semua pejabat imigrasi Bandara Soetta tersebut diambil setelah Kementerian Imigrasi mendapat laporan berupa data-data terkait dugaan tindak pidana dimaksud.
Dalam surat yang dikeluarkan pada 21 Januari 2025, Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok atau Kedubes China menyatakan telah menjalin kontak dan koordinasi erat dengan Kantor Imigrasi Bandara Internasional Jakarta dan memecahkan setidaknya 44 kasus pemerasan, dengan jumlah total sekitar Rp32.750.000 yang dikembalikan kepada lebih dari 60 warga negara China.
Baca Juga: 5 Fakta Film Pengepungan di Bukit Duri, Terobosan Baru Joko Anwar
Kasus tersebut terjadi dalam kurun waktu di bulan Februari 2024 hingga Januari 2025.
Berita Terkait
-
5 Fakta Film Pengepungan di Bukit Duri, Terobosan Baru Joko Anwar
-
Film Baru Joko Anwar Didukung Rumah Produksi Ternama Hollywood
-
Dedikasi Guru Dipandang Sebelah Mata, Joko Anwar Keluarkan Naskah Lamanya untuk Film Terbaru
-
Debut Millo Taslim, Keponakan Joe Taslim di Film Baru Joko Anwar
-
Joko Anwar Soroti Tawa Harvey Moeis di Ruang Sidang, Remehkan Hukum Indonesia?
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
Terkini
-
Ranty Maria dan Rayn Wijaya Resmi Nikah di Bali, Janji Suci Penuh Air Mata Bahagia
-
Sosok yang Fotonya jadi Cover MP3 Akhirnya Muncul, Ngaku Malu saat Viral
-
Ini Alasan Lula Lahfah Hapus Tato sebelum Meninggal Dunia
-
Disangkutpautkan dengan Pemilik Whip Pink, DJ Bravy Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
-
Polisi Periksa 6 Saksi Terkait Meninggalnya Lula Lahfah, Hasil Uji Labfor CCTV Jadi Kunci Utama
-
Disindir Netizen tentang Masa Lalu di Tengah Duka, Reza Arap Bertekad Jaga Nama Baik Lula Lahfah
-
Dragon Ball Super Comeback Lewat The Galactic Patrol, Serial Pertama Sejak Wafatnya Akira Toriyama
-
Kesaksian Pilu ART Lula Lahfah: Sempat Mendengar Suara Rintihan Jam 2 Dini Hari
-
Kematian Lula Lahfah Didalami Polisi, Reza Arap Diperiksa Polres Jakarta Selatan Sore Ini